Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KA Bangunkarta Exa
Sepertinya wa belom sharing perjalanan naik Bangunkarta CN-SMT ama keluarga akhir juli lalu wkwkw ^__^a
ok mumpung inget, rabu 27 Juli 2011 saya bersama keluarga pergi ke Cirebon untuk sowan ke makam mbah di CN. Berangkat dengan KA Harina Pagi. Dan pulang dengan Bangunkarta Exa. Berikut cerita perjalanan saya dengan BK Exa setelah sekian lama ga naik ni kereta. Harga tiket CN-SMT adalah 220rb per orang (rupanya uda naik T__T)
KA Bangunkarta masuk stasiun CN pukul 18.50 dan berangkat 18.53.
Masuk CNP KA Bangunkarta menyusul KA Kertajaya. Brjalan pelan dengan langsam....lalu di Waruduwur bersilang dengan KA Argo Muria.Perjalanan terus berlanjut sampai Tegal lalu setelah tegal kereta terus berjalan hingga akhirnya tiba di stasiun Petarukan untuk BLB normal karena akhir dari double trak. Memasuki single track Bangunkarta harus berhenti di Stasiun Comal untuk menunggu persilangan dengan KA Tawang Jaya dari Semarang. Tak lama tawangjaya pun masuk sepur belok Comal. Dan keretaku pun berjalan.

Tak lama ketika keretaku lepas Comal, dapat kabar dari seorang crew di KA Kertajaya yang tadi aku susul bahwa hampir terjadi PLH antara Kertajaya dari Jakarta dengan Tawang Jaya dari Semarang yang tadi bersilang denganku di COMAL di petarukan. Menurut kesaksian crew yg d tkp rupanya ada eror pada wesel jalur 2 ke jalur 1 stasiun petarukan. jadi saat kertajaya yang berada di sepur 3 (karena double track, sepur lurus dari jakarta adalah jalur 3 stasiun petarukan) namun belum masuk stasiun akan berpindah jalur ke jalur 1 otomatis melewati jalur 2. Ketika jalur 2 sudah dilewati, tiba2 kereta terus melaju kedepan malah masuk jalur 2. Padahal di sinyal masuk timur uda ada lampu KA Tawang Jaya Sepur lurus kereta dari arah timur adalah jalur 2).Dengan cepat Kertajaya pun mengerem dan masuk jalur 2, untungnya tawang jaya belum berjalan dan kesaksian disana salah satu crew tawang jaya sempet jalan kaki sampai stasiun untuk mengecek ada apa di stasiun. Hingga akhirnya Tawang Jaya pun dimasukan jalur 1 dan tertahan untuk perbaikan wesel. Yang mengaggetkan adalah, di meja pelayanan prosedurnya uda benar Kertajaya masuk jalur 1, namun entah di luar atau di wesel aslinya malah belok ke 2. Maka dari itu akhirnya wesel di perbaiki. dan kedua kereta pun selamat. Rencananya sepertinya Kertajaya akan disusul oleh KA argo sindoro makanya ia masuk jalur 1. Dan akhirnya kereta dari timur pun tertahan lama juga menyebakan argo sindoro pun tertahan. Allahualam...

Ok Kembali ke Bangunkarta, akibat kejadian di atas, perjalanan Bangunkarta semakin lancar karena Argo Sindoro yang seharusnya menyusul tidak menyusul.wkwkwkwkwkw. Pekalongan berhenti normal. Lalu di Batang menyilang ka brantas.Di UjungNegoro disilang KA Kertajaya. Kuripan Menyilang Ka Senja Semarang. Ga lama pun aku ketiduran....ga inget.....bangun2 uda masuk stasiun jerakah. Dan bangunkarta berjalan langsung bersilang dengan KA Senja Kediri / Gumarang (wa bangun tidur cm inget ada K2nya). Masuk stasiun Semarang tawang pukul 22.50 di jalur 3. Sepertinya menunggu silang dengan KA Sembrani.

Kedatangan Bangunkarta di Semarang hanya terlambat setengah jam dari jadwal asli yaitu 22.21. Padahal biasanya ia masuk pukul 23.30 atau 00.00 di depan atau di belakang ka Argo Sindoro.

Sekian FR saya berdinas Bangunkarta Tersenyuum

nb: orang tua saya pun mengakui, Bangunkarta kenyamanannya lebih tinggi dibanding naik Argo Sindoro.....
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.

Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...

Hibernasi いみは ねていきます. XDa
l


Reply
wkwkwkwk
coba Pake 204 bakalan Joss tu
Reply
(09-08-2011, 11:48 PM)Illia Wrote: Sepertinya wa belom sharing perjalanan naik Bangunkarta CN-SMT ama keluarga akhir juli lalu wkwkw ^__^a
ok mumpung inget, rabu 27 Juli 2011 saya bersama keluarga pergi ke Cirebon untuk sowan ke makam mbah di CN. Berangkat dengan KA Harina Pagi. Dan pulang dengan Bangunkarta Exa. Berikut cerita perjalanan saya dengan BK Exa setelah sekian lama ga naik ni kereta. Harga tiket CN-SMT adalah 220rb per orang (rupanya uda naik T__T)
KA Bangunkarta masuk stasiun CN pukul 18.50 dan berangkat 18.53.
Masuk CNP KA Bangunkarta menyusul KA Kertajaya. Brjalan pelan dengan langsam....lalu di Waruduwur bersilang dengan KA Argo Muria.Perjalanan terus berlanjut sampai Tegal lalu setelah tegal kereta terus berjalan hingga akhirnya tiba di stasiun Petarukan untuk BLB normal karena akhir dari double trak. Memasuki single track Bangunkarta harus berhenti di Stasiun Comal untuk menunggu persilangan dengan KA Tawang Jaya dari Semarang. Tak lama tawangjaya pun masuk sepur belok Comal. Dan keretaku pun berjalan.

Tak lama ketika keretaku lepas Comal, dapat kabar dari seorang crew di KA Kertajaya yang tadi aku susul bahwa hampir terjadi PLH antara Kertajaya dari Jakarta dengan Tawang Jaya dari Semarang yang tadi bersilang denganku di COMAL di petarukan. Menurut kesaksian crew yg d tkp rupanya ada eror pada wesel jalur 2 ke jalur 1 stasiun petarukan. jadi saat kertajaya yang berada di sepur 3 (karena double track, sepur lurus dari jakarta adalah jalur 3 stasiun petarukan) namun belum masuk stasiun akan berpindah jalur ke jalur 1 otomatis melewati jalur 2. Ketika jalur 2 sudah dilewati, tiba2 kereta terus melaju kedepan malah masuk jalur 2. Padahal di sinyal masuk timur uda ada lampu KA Tawang Jaya Sepur lurus kereta dari arah timur adalah jalur 2).Dengan cepat Kertajaya pun mengerem dan masuk jalur 2, untungnya tawang jaya belum berjalan dan kesaksian disana salah satu crew tawang jaya sempet jalan kaki sampai stasiun untuk mengecek ada apa di stasiun. Hingga akhirnya Tawang Jaya pun dimasukan jalur 1 dan tertahan untuk perbaikan wesel. Yang mengaggetkan adalah, di meja pelayanan prosedurnya uda benar Kertajaya masuk jalur 1, namun entah di luar atau di wesel aslinya malah belok ke 2. Maka dari itu akhirnya wesel di perbaiki. dan kedua kereta pun selamat. Rencananya sepertinya Kertajaya akan disusul oleh KA argo sindoro makanya ia masuk jalur 1. Dan akhirnya kereta dari timur pun tertahan lama juga menyebakan argo sindoro pun tertahan. Allahualam...

Ok Kembali ke Bangunkarta, akibat kejadian di atas, perjalanan Bangunkarta semakin lancar karena Argo Sindoro yang seharusnya menyusul tidak menyusul.wkwkwkwkwkw. Pekalongan berhenti normal. Lalu di Batang menyilang ka brantas.Di UjungNegoro disilang KA Kertajaya. Kuripan Menyilang Ka Senja Semarang. Ga lama pun aku ketiduran....ga inget.....bangun2 uda masuk stasiun jerakah. Dan bangunkarta berjalan langsung bersilang dengan KA Senja Kediri / Gumarang (wa bangun tidur cm inget ada K2nya). Masuk stasiun Semarang tawang pukul 22.50 di jalur 3. Sepertinya menunggu silang dengan KA Sembrani.

Kedatangan Bangunkarta di Semarang hanya terlambat setengah jam dari jadwal asli yaitu 22.21. Padahal biasanya ia masuk pukul 23.30 atau 00.00 di depan atau di belakang ka Argo Sindoro.

Sekian FR saya berdinas Bangunkarta Tersenyuum

nb: orang tua saya pun mengakui, Bangunkarta kenyamanannya lebih tinggi dibanding naik Argo Sindoro.....

Argo BK.... NgakakNgakak

mahal Amat CN-SMT 220rb....Sakit
Reply
(09-08-2011, 11:48 PM)Illia Wrote: Sepertinya wa belom sharing perjalanan naik Bangunkarta CN-SMT ama keluarga akhir juli lalu wkwkw ^__^a
ok mumpung inget, rabu 27 Juli 2011 saya bersama keluarga pergi ke Cirebon untuk sowan ke makam mbah di CN. Berangkat dengan KA Harina Pagi. Dan pulang dengan Bangunkarta Exa. Berikut cerita perjalanan saya dengan BK Exa setelah sekian lama ga naik ni kereta. Harga tiket CN-SMT adalah 220rb per orang (rupanya uda naik T__T)
KA Bangunkarta masuk stasiun CN pukul 18.50 dan berangkat 18.53.
Masuk CNP KA Bangunkarta menyusul KA Kertajaya. Brjalan pelan dengan langsam....lalu di Waruduwur bersilang dengan KA Argo Muria.Perjalanan terus berlanjut sampai Tegal lalu setelah tegal kereta terus berjalan hingga akhirnya tiba di stasiun Petarukan untuk BLB normal karena akhir dari double trak. Memasuki single track Bangunkarta harus berhenti di Stasiun Comal untuk menunggu persilangan dengan KA Tawang Jaya dari Semarang. Tak lama tawangjaya pun masuk sepur belok Comal. Dan keretaku pun berjalan.

Tak lama ketika keretaku lepas Comal, dapat kabar dari seorang crew di KA Kertajaya yang tadi aku susul bahwa hampir terjadi PLH antara Kertajaya dari Jakarta dengan Tawang Jaya dari Semarang yang tadi bersilang denganku di COMAL di petarukan. Menurut kesaksian crew yg d tkp rupanya ada eror pada wesel jalur 2 ke jalur 1 stasiun petarukan. jadi saat kertajaya yang berada di sepur 3 (karena double track, sepur lurus dari jakarta adalah jalur 3 stasiun petarukan) namun belum masuk stasiun akan berpindah jalur ke jalur 1 otomatis melewati jalur 2. Ketika jalur 2 sudah dilewati, tiba2 kereta terus melaju kedepan malah masuk jalur 2. Padahal di sinyal masuk timur uda ada lampu KA Tawang Jaya Sepur lurus kereta dari arah timur adalah jalur 2).Dengan cepat Kertajaya pun mengerem dan masuk jalur 2, untungnya tawang jaya belum berjalan dan kesaksian disana salah satu crew tawang jaya sempet jalan kaki sampai stasiun untuk mengecek ada apa di stasiun. Hingga akhirnya Tawang Jaya pun dimasukan jalur 1 dan tertahan untuk perbaikan wesel. Yang mengaggetkan adalah, di meja pelayanan prosedurnya uda benar Kertajaya masuk jalur 1, namun entah di luar atau di wesel aslinya malah belok ke 2. Maka dari itu akhirnya wesel di perbaiki. dan kedua kereta pun selamat. Rencananya sepertinya Kertajaya akan disusul oleh KA argo sindoro makanya ia masuk jalur 1. Dan akhirnya kereta dari timur pun tertahan lama juga menyebakan argo sindoro pun tertahan. Allahualam...

Ok Kembali ke Bangunkarta, akibat kejadian di atas, perjalanan Bangunkarta semakin lancar karena Argo Sindoro yang seharusnya menyusul tidak menyusul.wkwkwkwkwkw. Pekalongan berhenti normal. Lalu di Batang menyilang ka brantas.Di UjungNegoro disilang KA Kertajaya. Kuripan Menyilang Ka Senja Semarang. Ga lama pun aku ketiduran....ga inget.....bangun2 uda masuk stasiun jerakah. Dan bangunkarta berjalan langsung bersilang dengan KA Senja Kediri / Gumarang (wa bangun tidur cm inget ada K2nya). Masuk stasiun Semarang tawang pukul 22.50 di jalur 3. Sepertinya menunggu silang dengan KA Sembrani.

Kedatangan Bangunkarta di Semarang hanya terlambat setengah jam dari jadwal asli yaitu 22.21. Padahal biasanya ia masuk pukul 23.30 atau 00.00 di depan atau di belakang ka Argo Sindoro.

Sekian FR saya berdinas Bangunkarta Tersenyuum

nb: orang tua saya pun mengakui, Bangunkarta kenyamanannya lebih tinggi dibanding naik Argo Sindoro.....

Bahasa ente dlm menjelaskan sungguh sangat brantakan seus, bukan jlas tp pingsan gara2 pusing klo orang yg asal baca doank
Reply
Bingung+pusing.
yang saya ngerti cuma hampir PLH -___-
My Facebook = Bilal Ragil Saputra

Nama akun baru dari CC203 35

Reply
(10-08-2011, 08:20 PM)CC203 35 Wrote: Bingung+pusing.
yang saya ngerti cuma hampir PLH -___-

NgakakNgakak
Wakakakakak
Apa gw bilang kan
Ngeledek

Intinya begini:
Bangunkarta (44) setelah menyusul kertajaya (148) di comal (CO) akhirnya blb di spoor 3 petarukan (PTA) untuk bersilang dengan tawang jaya (167)
Selesai bersilangan dg KA 167 si KA 44 akhirnya kembali melanjutkan perjalanan, namun KA 167 masih ditahan di spoor 2 untuk bersilang dengan KA 148 yg rencana seharusnya dimasukkan di spoor 1 PTA, rencananya juga KA 148 akan disusul oleh argo sindoro (12) disana

KA 167 berada di spoor 2 PTA yg terhubung langsung dengan spoor dari semarang (SM) yg masih single track, sementara karna spoor dari barat sudah DT jadi otomatis ada 2 spoor dari sta PTA yg terhubung langsung dg spoor dari barat, nah posisi orang indonesia nyetir mobil maupun lok kan sama2 kendali di kanan, spoor 3 sta PTA ini terhubung langsung dengan spoor kanan dari barat, sementara spoor 2 selaen terhubung secara langsung sama spoor dari SM, dia juga terhubung langsung dengan spoor kiri dari barat.

Kan kalo KA dari barat mau masuk ke spoor 1 musti melewati 2 wesel (wesel spoor 2 & spoor 1) nah, saat KA 148 lewatin wesel pengalih spoor 3 ke spoor 2 berhasil, namun ternyata ada kegagalan pemindahan lidah wesel spoor 2 ke spoor 1 yg ga ke detect di meja layanan (lampu dimeja layanan berpendar mengindikasikan wesel berpindah sesuai perintah, namun kenyataannya diluar gagal bergeser) menyebabkan KA 14x masuk spoor 2 secara ga sengaja & hampir menghantam lok KA 167, namun mass KA 148 berhasil menarik tuas rem tepat sblom dia menghantam lok KA 167

Nah, karna kegagalan itu, otomatis KA 148 uda ga mungkin lagi masuk spoor 1 kan karna dibelakangnya uda ditunggu KA 12 untuk dapet jalan dari dia, alhasil demi mencegah hal serupa terjadi lagi KA 167 lah yg disuru langsir mundur & masuk ke spoor 1 sta PTA, akhirnya semua kembali berjalan aman, makin paham kah?
Ngeledek
Reply
(10-08-2011, 06:25 PM)Andrew_CN Wrote: Bahasa ente dlm menjelaskan sungguh sangat brantakan seus, bukan jlas tp pingsan gara2 pusing klo orang yg asal baca doank

Wek maklum nulis jam 2 pagi ngejer sahur sambil ngantuk2 wakakaka Big Grin
(10-08-2011, 08:20 PM)CC203 35 Wrote: Bingung+pusing.
yang saya ngerti cuma hampir PLH -___-

wakakakaka, prettttttt hahahahaha XD
dibaca lg lebih teliti
(10-08-2011, 10:26 PM)Andrew_CN Wrote: Intinya begini:
Bangunkarta (44) setelah menyusul kertajaya (148) di comal (CO) akhirnya blb di spoor 3 petarukan (PTA) untuk bersilang dengan tawang jaya (167)
Selesai bersilangan dg KA 167 si KA 44 akhirnya kembali melanjutkan perjalanan, namun KA 167 masih ditahan di spoor 2 untuk bersilang dengan KA 148 yg rencana seharusnya dimasukkan di spoor 1 PTA, rencananya juga KA 148 akan disusul oleh argo sindoro (12) disana

KA 167 berada di spoor 2 PTA yg terhubung langsung dengan spoor dari semarang (SM) yg masih single track, sementara karna spoor dari barat sudah DT jadi otomatis ada 2 spoor dari sta PTA yg terhubung langsung dg spoor dari barat, nah posisi orang indonesia nyetir mobil maupun lok kan sama2 kendali di kanan, spoor 3 sta PTA ini terhubung langsung dengan spoor kanan dari barat, sementara spoor 2 selaen terhubung secara langsung sama spoor dari SM, dia juga terhubung langsung dengan spoor kiri dari barat.

Kan kalo KA dari barat mau masuk ke spoor 1 musti melewati 2 wesel (wesel spoor 2 & spoor 1) nah, saat KA 148 lewatin wesel pengalih spoor 3 ke spoor 2 berhasil, namun ternyata ada kegagalan pemindahan lidah wesel spoor 2 ke spoor 1 yg ga ke detect di meja layanan (lampu dimeja layanan berpendar mengindikasikan wesel berpindah sesuai perintah, namun kenyataannya diluar gagal bergeser) menyebabkan KA 14x masuk spoor 2 secara ga sengaja & hampir menghantam lok KA 167, namun mass KA 148 berhasil menarik tuas rem tepat sblom dia menghantam lok KA 167

Nah, karna kegagalan itu, otomatis KA 148 uda ga mungkin lagi masuk spoor 1 kan karna dibelakangnya uda ditunggu KA 12 untuk dapet jalan dari dia, alhasil demi mencegah hal serupa terjadi lagi KA 167 lah yg disuru langsir mundur & masuk ke spoor 1 sta PTA, akhirnya semua kembali berjalan aman, makin paham kah?

Nah andrew rupanya msh blm paham. kurang lebih penjelasan andrew hampir bener.
jadi:
1. BK menyusul Kertajaya di CNP
2. BK BLB di Petarukan jalur 3 dan berjalan lagi
3. BK bersilang dengan Tawang jaya (167) di Comal.
4. Kertajaya (148) rencana masuk jalur 1 Petarukan untuk disusul Sindoro (12) namun tau2 belok jalur 2 (karena jalur 3 sepur lurus dari arah jakarta).
5. Ketika kertajaya berusaha menghentikan kereta yg tlah masuk jalur 2. Tawang jaya yang seharusnya sudah di jalur 2 uda siap berangkat dari sinyal masuk. Masinis sempat melihat KA Kertajaya. Jadi masinis memutuskan ke stasiun dengan jalan kaki untuk mengecek ada apa di stasiun petarukan.
6. Sempat terjadi perdebatan karena meja pelayanan telah menujukan kereta kertajaya harusnya masuk jalur 1 namun di realitasnya wesel ke jalur satu tak berfungsi.
7. Akhirnya Tawangjaya pun yang tertahan di sinyal masuk, masuk jalur 1 dari arah barat. namun tak bisa bergerak menunggu perbaikan wesel timur jalur 1.
8 Kertajaya dan Argo sindoro tertahan d petarukan begitu pula kereta lainnya.
9 Akibat kejadian di atas, Bangunkarta menjadi KA Argo Bangunkarta karena tak kena susul argo sindoro Wek

itu intinya Ngakak semoga tambah binung Wek
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.

Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...

Hibernasi いみは ねていきます. XDa
l


Reply
di petarukan tu sebenernya ada masalah apa dengan wesel??? dlu waktu PLH ABA vs senja utama semarang di petarukan kalo gak salah juga terjadi masalah wesel
Esok lusa boleh kita jumpa pula
Reply
sepertinya wesel di stasiun petarukan bader juga Ngakak
My Train Frequent Passanger Card

[spoiler][Image: 0951262e89bc11e1a92a1231381b6f02_7.jpg]
[/spoiler]
Reply
(11-08-2011, 12:43 AM)Illia Wrote: Nah andrew rupanya msh blm paham. kurang lebih penjelasan andrew hampir bener.
jadi:
1. BK menyusul Kertajaya di CNP
2. BK BLB di Petarukan jalur 3 dan berjalan lagi
3. BK bersilang dengan Tawang jaya (167) di Comal.
4. Kertajaya (148) rencana masuk jalur 1 Petarukan untuk disusul Sindoro (12) namun tau2 belok jalur 2 (karena jalur 3 sepur lurus dari arah jakarta).
5. Ketika kertajaya berusaha menghentikan kereta yg tlah masuk jalur 2. Tawang jaya yang seharusnya sudah di jalur 2 uda siap berangkat dari sinyal masuk. Masinis sempat melihat KA Kertajaya. Jadi masinis memutuskan ke stasiun dengan jalan kaki untuk mengecek ada apa di stasiun petarukan.
6. Sempat terjadi perdebatan karena meja pelayanan telah menujukan kereta kertajaya harusnya masuk jalur 1 namun di realitasnya wesel ke jalur satu tak berfungsi.
7. Akhirnya Tawangjaya pun yang tertahan di sinyal masuk, masuk jalur 1 dari arah barat. namun tak bisa bergerak menunggu perbaikan wesel timur jalur 1.
8 Kertajaya dan Argo sindoro tertahan d petarukan begitu pula kereta lainnya.
9 Akibat kejadian di atas, Bangunkarta menjadi KA Argo Bangunkarta karena tak kena susul argo sindoro Wek

itu intinya Ngakak semoga tambah binung Wek

Oh, ketuker
Ya itu lah pokonya, yg jlas inti dr presentasi kronologis kesalahannya gw masi 80% bner
Karna yg gw tekenin cuma gmana bagian ampir 'french kiss' nya
Yg gw tau, emank tempat itu mempunyai suatu hal yg blom beres & bukan cuma error biasa.
Sebenernya error ini harus dibawa ke mata kemenhub, dishub, direksi PT. Kereta Api Indonesia (Persero) & aparat keamanan untuk membersihkan masalah PLH 4=116 itu & ini adalah bukti penting plus saksi mata bahwa bukan human error yg ada di PTA & bukan tindakan maen hakim sendiri dlm menahan mass
Tinjau kembali PLH 4=116
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)