Posts: 177
Threads: 0
Joined: Oct 2012
Reputation:
2
(28-02-2016, 10:10 PM)stasiunkastephanie Wrote: (28-02-2016, 10:04 PM)oke_sr Wrote: Sejak dapat istri dari Pasuruan sekarang saya naiknya sering Bangunkarta mbak, dibela-belain untuk ngejar Probowangi, enak nyampe Stasiun Pasuruan pas pagi hari dan jam sarapan : Bulan kemarin ada tes kerja di Surabaya yang mau gak mau cari KA dengan waktu kedatangan di waktu subuh. BK paling pas, KA lain kalau waktu tiba dini hari nyampe nya (alias berangkat dari Jakarta masih siang hari) atau mepet pas sang fajar sudah tampak di ufuk timur.
Kalau yang minggu lalu kebetulan barengan sama istri, ngantar balik sekalian mudik.
Mmm... pantesan...
BTW, kembali ke Bangunkarta...
Sejak kapan ya si Bangunkarta bawa 8 K1? Soalnya sebelumnya bawa 7 K1, dan kayaknya berlaku buat semua K1 ke GMR. Tapi, waktu 2 minggu kemaren naik Sancaka Sore dari MR, ketemu Bangunkarta bawa 2 K1 kaca pesawat, 2 K1 kaca lebar Turangga, ma 4 K1 kaca lebar asli Bangunkarta. Kira2 K1 0 16 xx tu buat siapa ya?? Kali aja buat rangkaian SDT, biar gak campur aduk lagi kayak sekarang, terus Argo Lawu/Dwipangga dapet lungsuran K1 asli Bangunkarta, trus K1 Turangga sebagian buat Sancaka SDT, sebagian dioper ke Sembrani, xixixi...
Iya sejak beberapa bulan ini mbak. Dari 8K1 setidaknya dapat 1-2 K1 nya eks Turangga (K1 0 99 SDT yang kursi kulit terkadang stramformasinya ada di K1-3 atau K1-4), tapi semingguan lalu waktu naik KA 56 saya dapat K1 086 dari Mutiara Timur yang kursinya beludru kayak K1 082 punya Bima.
Tapi agak ngenes juga, di weekday ketersediaan tiketnya sering saya pantau masih sisa 200an. Begitu juga di hari Jumat, utk KA 56 terkadang masih terpantau sisa 100-200 disaat saudara2nya sesama K1 tujuan Daop 8 sudah pada habis atau tinggal beberapa buah saja.
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(29-02-2016, 05:50 AM)oke_sr Wrote: (28-02-2016, 10:10 PM)stasiunkastephanie Wrote: (28-02-2016, 10:04 PM)oke_sr Wrote: Sejak dapat istri dari Pasuruan sekarang saya naiknya sering Bangunkarta mbak, dibela-belain untuk ngejar Probowangi, enak nyampe Stasiun Pasuruan pas pagi hari dan jam sarapan : Bulan kemarin ada tes kerja di Surabaya yang mau gak mau cari KA dengan waktu kedatangan di waktu subuh. BK paling pas, KA lain kalau waktu tiba dini hari nyampe nya (alias berangkat dari Jakarta masih siang hari) atau mepet pas sang fajar sudah tampak di ufuk timur.
Kalau yang minggu lalu kebetulan barengan sama istri, ngantar balik sekalian mudik.
Mmm... pantesan...
BTW, kembali ke Bangunkarta...
Sejak kapan ya si Bangunkarta bawa 8 K1? Soalnya sebelumnya bawa 7 K1, dan kayaknya berlaku buat semua K1 ke GMR. Tapi, waktu 2 minggu kemaren naik Sancaka Sore dari MR, ketemu Bangunkarta bawa 2 K1 kaca pesawat, 2 K1 kaca lebar Turangga, ma 4 K1 kaca lebar asli Bangunkarta. Kira2 K1 0 16 xx tu buat siapa ya?? Kali aja buat rangkaian SDT, biar gak campur aduk lagi kayak sekarang, terus Argo Lawu/Dwipangga dapet lungsuran K1 asli Bangunkarta, trus K1 Turangga sebagian buat Sancaka SDT, sebagian dioper ke Sembrani, xixixi...
Iya sejak beberapa bulan ini mbak. Dari 8K1 setidaknya dapat 1-2 K1 nya eks Turangga (K1 0 99 SDT yang kursi kulit terkadang stramformasinya ada di K1-3 atau K1-4), tapi semingguan lalu waktu naik KA 56 saya dapat K1 086 dari Mutiara Timur yang kursinya beludru kayak K1 082 punya Bima.
Tapi agak ngenes juga, di weekday ketersediaan tiketnya sering saya pantau masih sisa 200an. Begitu juga di hari Jumat, utk KA 56 terkadang masih terpantau sisa 100-200 disaat saudara2nya sesama K1 tujuan Daop 8 sudah pada habis atau tinggal beberapa buah saja.
Pantesan aja waktu saya naik KA 56 itu padahal Sabtu subuh dari MN (otomatis Jum'at sore dari GMR), tapi malah banyak kursi yg kosong, terus penumpang yg turun di MN juga gak begitu banyak. Berarti perlu ada perubahan GAPEKA lagi biar 56 berangkatnya minimal setelah jam 17:30, dijamin yg naik bakal lebih banyak, xixixi...  Terus, untuk yg 55 berangkatnya gak usah dirubah, itung2 membantu warga Surabaya yg mau balik ke Madiun sebagai akibat dari ketidakjelasan perjalanan Arjuno Ekspres...
Posts: 177
Threads: 0
Joined: Oct 2012
Reputation:
2
26-04-2016, 10:21 PM
(This post was last modified: 26-04-2016, 10:43 PM by oke_sr.)
Posts: 177
Threads: 0
Joined: Oct 2012
Reputation:
2
03-05-2016, 07:41 PM
(This post was last modified: 03-05-2016, 07:44 PM by oke_sr.)
Jumat 19 Februari 2016
KA Bangunkarta 56
Gambir - Surabaya Gubeng
K1-4
Perjalanan kali ini berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Untuk pertama kalinya naik kereta api tak lagi sendiri, sudah ada pasangan sehidup semati yang akan mendampingi saya. Ya, siapa lagi kalau bukan sang istri yang telah dipersunting akhir tahun sebelumnya.
Perjalanan diawali dari keberangkatan di Cikarang sejak pkl 09.00wib. Sengaja berangkat lebih awal dengan perkiraan masih bisa nututin Jumatan di sekitaran Blok M atau Gambir sendiri.
Skip, setelah oper 2x menggunakan Transjakarta dari Blok M, sekitaran pkl 13.00wib sudah siap standby di Gambir. Masih ada waktu sekitar sejam sebelum check in, istri memanfaatkan waktu mondar-mandir di stasiun (berburu promo salah satu waralaba yang menawarkan paketan menu burger+kentang goreng+ayam goreng+nasi bonus sebuah boneka berbentuk burger). Saya sendiri sih duduk santai di deretan kursi depan Kopi*iam sambil ngaso setelah beberapa waktu sebelumnya menghabiskan melahap Mie Aceh + nasi goreng di salah satu kedai di Blok M.
Selesai antri di waralaba tersebut giliran saya beranjak berdiri mencari bekal perjalanan nanti malam berupa roti keju dan daging di salah satu toko yang terletak di sebelah selatan stasiun Gambir. Perbekalan cukup, kembali lagi ke tempat duduk hingga akhirnya counter check in dibuka pada pkl 14.00wib.
Oh iya sebelum check in, tepatnya pada pkl 13.42-13.43 terlihat beberapa anak muda yang berlari2 menuju counter check in. Rupanya mereka calon penumpang Cirebon Ekspress 68 yang akan berangkat pada pkl 13.45wib. Cukup mepet juga pikir saya. Untungnya, petugas sangat sigap, proses check in di sebelah selatan berlangsung cepat. Para anak muda tersebut dengan bermandikan peluh akhirnya berlari2 menaiki tangga menuju ke lantai 2/peron. Sekitar 1 menit kemudian semboyan 41 dibunyikan diiringi  dari KA Cireks.
15-20 menit kemudian ketika saya menuju peron, tak terlihat anak-anak muda tersebut di lantai 1 dan 2. Sekiranya mereka sukses masuk kedalam KA. Untunglah.
Skip skip, peron Stasiun Gambir kala itu cukup 'sepi'. Hingga pkl 14.15wib hanya ada belasan penumpang yang standby disana. Sekitar 15 menit kemudian atau tepatnya pada pkl 14.30wib, KA 56 dilangsir di jalur 4. Para penumpang, termasuk kami dengan tertib dan bergiliran memasuki KA.
Saat itu saya kedapatan duduk di K1-4. Rupanya kami cukup beruntung, kala itu gak kebagian kursi keras dari rangkaian Turangga. Kami kedapatan kereta bernomor K1 086 04 dari Dipo SDT dengan kursi kain beludru dan berselimutkan kain biru bertuliskan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops IX Jember. Seumur2 kayaknya gak pernah dapat atau melihat kereta ini di rangkaian BK.
Fasilitas didalam KA sendiri cukup lengkap, yakni meja lipat, foot rest, dan lain-lain. Kondisi toilet cukup bagus, sabun cuci tangan tersedia beserta tissue-nya. Air sendiri awal-awalnya lancar, namun mulai bermasalah dengan ketersediaannya diantara petak Pemalang-Semarang. Hingga akhirnya saya sendiri kedapatan momen perut mules dan terpaksa hijrah dan menumpang disalah satu toilet K1-3.
KA 56 pada saat itu berangkat tepat waktu pada pkl 15.00wib, laju KA berjalan agak pelan sedikit di petak Gambir-Cikini, namun menjelang dan melintasi Manggarai laju KA berjalan cukup kencang. Setelahnya laju KA Bangunkarta seolah 'tak tertahan' hingga akhirnya tiba di Stasiun Cirebon pada pkl 17.44wib(jadwal tiba 17.43 wib).
Beberapa menit kemudian KA 56 diberangkatkan kembali dari Stasiun Cirebon. Setelahnya saya mohon maaf tidak mencatat waktu keberangkatan dan kedatangan di masing-masing stasiun, bener2 waktu itu manfaatin momen kebersamaan bersama istri tercinta. Hanya dua stasiun berikutnya yang saya sempat catat yakni kedatangan di Stasiun Semarang Tawang pada pkl 21.16wib(cepat 5 menit dari jadwal, mantapp) dan ketika tiba di Stasiun Surabaya Gubeng pada pkl 03.45wib (cepat satu menit dari jadwal).
Akhir kata, saya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada para masinis yang bertugas, dan kerjasama para PPKA di setiap stasiun yang membantu kelancaran perjalanan KA 56. Anda sekalian patut mendapat apresiasi dari saya.
Galeri Foto :
Suasana Stasiun Gambir
[spoiler=foto] ![[Image: DSC_0014.jpg]](http://s32.postimg.org/pmcvz8qmt/DSC_0014.jpg) [/spoiler]
[spoiler=foto] ![[Image: DSC_0018.jpg]](http://s32.postimg.org/z0lmetcyd/DSC_0018.jpg) [/spoiler]
Monas dari Peron lantai 2
[spoiler=foto] ![[Image: DSC_0047.jpg]](http://s32.postimg.org/ky5nzpbrp/DSC_0047.jpg) [/spoiler]
Loko Pembawa KA 56
[spoiler=foto] ![[Image: DSC_0056.jp]](http://s32.postimg.org/bvyim6uad/DSC_0056.jp) [/spoiler]
Nomor Kereta
[spoiler=foto] ![[Image: DSC_0060.jpg]](http://s32.postimg.org/7kxswn45x/DSC_0060.jpg) [/spoiler]
[spoiler=foto] ![[Image: DSC_0061.jpg]](http://s32.postimg.org/jl1u4oset/DSC_0061.jpg) [/spoiler]
Jok Kursi
[spoiler=foto] ![[Image: DSC_0114.jpg]](http://s32.postimg.org/56cv2d2hh/DSC_0114.jpg) [/spoiler]
Posts: 177
Threads: 0
Joined: Oct 2012
Reputation:
2
Share data perjalanan naik KA 56 (Gambir-Surabaya Gubeng), 28 Januari 2016
Karena foto-fotonya pada ilang(gara-gara flash disk error), jadi mohon maaf untuk kali ini gak dibuatin TR dulu  (
15.00 wib berangkat Stasiun Gambir
19.04 wib tiba di Stasiun Tegal
19.59 wib, tiba di Stasiun Pekalongan
01.36 wib, tiba Stasiun Madiun
04.00wib, tiba Stasiun Gubeng
Dapat yang kursi kain beludru, jadi ya seneng-seneng aja sepanjang perjalanan :  isa dibuatin tidur agak nyenyak beberapa jam
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
@oke_sr: wah lama2 jadi pelanggan setianya Bangunkarta nih...
Sebenarnya saya pingin nih naik Bangunkarta MN-SMT dg tarif khusus 100.000 itu, cuma masih menunggu ada kelonggaran waktu dulu kayaknya...
Moga2 dalam waktu dekat diberi kelonggaran waktu buat JRan kereta lagi, amiiinnn...
Posts: 177
Threads: 0
Joined: Oct 2012
Reputation:
2
04-05-2016, 07:41 AM
(This post was last modified: 04-05-2016, 07:44 AM by oke_sr.)
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(04-05-2016, 07:41 AM)oke_sr Wrote: (03-05-2016, 09:18 PM)stasiunkastephanie Wrote: @oke_sr: wah lama2 jadi pelanggan setianya Bangunkarta nih...
Sebenarnya saya pingin nih naik Bangunkarta MN-SMT dg tarif khusus 100.000 itu, cuma masih menunggu ada kelonggaran waktu dulu kayaknya...
Moga2 dalam waktu dekat diberi kelonggaran waktu buat JRan kereta lagi, amiiinnn... 
Iya mbak, karena kebutuhan hehehe dan jadwalnya BK Gapeka 2015 ini saya suka banget. Sangat memungkinkan buat oper dan nyampe ke Malang/Pasuruan paling pagi dibandingkan waktu kedatangan saudara-saudaranya.
AMinnnn.... Pingin juga jalan2 ke Madiun dan Semarang saya, tapi juga nunggu kelonggaran waktunya juga 
Ya kalo urusan oper-mengoper mungkin GAPEKA sekarang emang pas, tapi kasian buat yg pulang kerja jam 4 sore, makanya kereta ini kalo weekend biasa yg berburu gak sebanyak kereta yg berangkat setelah jam 16:00. Perlu direvisi juga buat GAPEKA mendatang, minimal berangkat jam 16:30, terus Bima dan Gajayana juga diatur lagi jadwalnya...  (Bangunkarta dari 2 arah sebaiknya selisihnya gak jauh jam berangkatnya, soalnya kedudukan Jakarta dan Surabaya itu sama, sama2 pusat bisnis dan industri)
Posts: 177
Threads: 0
Joined: Oct 2012
Reputation:
2
KA 56
GMR-SGU
K1-2 (K1 0 64 19)
3 Juni 2016
Kali ini mau share perjalanan dadakan ke kampung halaman menggunakan KA BK. Awalnya mau berangkat menggunakan Jayabaya, apa daya tiketnya sudah habis, maklum baru mau pesan tiket H-2. Pilihan lainnya KA 4, tapi terlalu malam sehingga kalau mau transit dan tiba ke Malang jatuhnya masih lebih dulu BK setidaknya minimal 2 jam.
Waktu mau pilih kursi, sempat gambling mau ambil kereta yang mana. Pilihan K1-4 sebenarnya paling bagus karena peluang mendapatkan rangkaian asli BK sangat besar. Tapi karena waktu itu K1-2 lagi banyak yang kosong akhirnya pilihan jatuh pada kereta ini.
Tiba di hari keberangkatan. Berangkatan dari CKR pkl 09.00, kemudian naik commuter line dari CW menuju JUA. Dari stasiun ini perjalanan ke GMR dilanjutkan dengan jalan kaki. Pilihan yang jelek sebenernya, apalagi dengan membawa beban 5-10kg di punggung. Akhirnya tiba di GMR pkl 11.00an wib. Dari sini persiapan menunaikan shalat Jumat di masjid jami yang terletak di depan stasiun Gambir sebelah selatan.
Skip, selepas shalat, saya bergegas menuju ruang tunggu sebelah utara. Sempat juga membeli bekal berupa nasi padang di salah satu gerai minimarket (kalau gak salah ind*maret point) seharga 14-15ribuan berupa nasi + ayam goreng dengan ukuran lumayan (saya pilih tanpa sayur dan sambal untuk berjaga2 aja masalah pencernaan). Tanpa bermaksud promo, jika teman2 ingin mencari bekal dengan harga, rasa dan porsi yang lumayan baik di Gambir dan sekitarnya, saya merekomendasikan tempat ini.
Akhirnya tiba jadwal boarding KA 56 di pkl 14.00wib, setelah prosedur cek identitas diri dan scan barcode, saya segera menuju peron di lantai atas. Tak menunggu berapa lama(kurang lebih 5-10 menit) KA 56 datang dari arah selatan untuk dilangsir di GMR. Sesuai tiket K1-2 pada saat itu mendapatkan kereta dengan nomor KA K1 064 19. Kondisi interior baik, bersih, TV menyala terang, AC pun juga cukup dingin(berangkat di kisaran 25 derajat celcius dan sempat menyentuh angka 27 derajatketika saampai di SMT sebelum turun seperti semula) dan saya mendapatkan kereta dengan kursi kulit.
Meski demikian kursi kulit ini keempukannya saya rasa on par dengan milik ABA rangkaian 2014, dan sedikit lebih baik dibandingkan Gajayana retrofit, kalau dibandingkan dengan beberapa K1 099 milik saudaranya, ahh sudahlah berdoa saja segera diganti kursi kulitnya itu
KA 56 berangkat tepat waktu dari GMR pkl 15.00wib, semenjak petak GMR-MRI laju KA tak tertahan sinyal sama sekali, mulus... Selepas Jatinegara melaju kencang hingga sempat menurunkan kecepatannya menjelang stasiun Cikampek, dan setelahnya tak tertahan hingga masuk stasiun Cirebon pada pkl 17.46wib. Dari sini selepas makan malam rasa kantuk mendera, beberapa stasiun tak sempat dicatat kedatangan/keberangkatannya.
KA 56 sendiri selanjutnya tiba di Stasiun Pekalongan pada pkl 20.01wib dan Semarang Tawang pada pkl 21.20wib. Selanjutnya Kereta tiba di Stasiun Madiun pada pkl 01.20wib dan Stasiun Nganjuk pkl 02.06wib, dan tiba dengan selamat di Stasiun Gubeng pada pkl 03.46wib. Sejak dari Stasiun Madiun saya bebas menguasai 4 kursi sendirian. Lumayan bisa selonjoran dan tidur2an pulas
Overall saya cukup puas dengan perjalanan kali ini. Terutama ketepatan waktunya. Untuk kesekian kali naik KA 56 di Gapeka 2015 ini ketepatan waktu KA 56 cukup bisa diandalkan. Terutama kalau mau nyambung KA Probowangi ataupun Penataran dan Dhoho.
Quote:![[Image: DSC_0007.jpg]](https://s31.postimg.org/d76y4b6yz/DSC_0007.jpg)
![[Image: DSC_0008.jpg]](https://s31.postimg.org/nmvyfhu17/DSC_0008.jpg)
![[Image: DSC_0013.jpg]](https://s31.postimg.org/oeev9tndn/DSC_0013.jpg)
![[Image: DSC_0016.jpg]](https://s32.postimg.org/c3ll4mj85/DSC_0016.jpg)
![[Image: DSC_0021.jpg]](https://s31.postimg.org/774ybydx7/DSC_0021.jpg)
![[Image: DSC_0023.jpg]](https://s31.postimg.org/a2vd4hpnf/DSC_0023.jpg)
![[Image: DSC_0024.jpg]](https://s31.postimg.org/lb0tkkimj/DSC_0024.jpg)
![[Image: DSC_0029.jpg]](https://s31.postimg.org/erybwpq4r/DSC_0029.jpg)
Posts: 111
Threads: 0
Joined: Jun 2014
Reputation:
4
(26-06-2016, 10:50 PM)oke_sr Wrote: KA 56
GMR-SGU
K1-2 (K1 0 64 19)
3 Juni 2016
Kali ini mau share perjalanan dadakan ke kampung halaman menggunakan KA BK. Awalnya mau berangkat menggunakan Jayabaya, apa daya tiketnya sudah habis, maklum baru mau pesan tiket H-2. Pilihan lainnya KA 4, tapi terlalu malam sehingga kalau mau transit dan tiba ke Malang jatuhnya masih lebih dulu BK setidaknya minimal 2 jam.
Waktu mau pilih kursi, sempat gambling mau ambil kereta yang mana. Pilihan K1-4 sebenarnya paling bagus karena peluang mendapatkan rangkaian asli BK sangat besar. Tapi karena waktu itu K1-2 lagi banyak yang kosong akhirnya pilihan jatuh pada kereta ini.
Tiba di hari keberangkatan. Berangkatan dari CKR pkl 09.00, kemudian naik commuter line dari CW menuju JUA. Dari stasiun ini perjalanan ke GMR dilanjutkan dengan jalan kaki. Pilihan yang jelek sebenernya, apalagi dengan membawa beban 5-10kg di punggung. Akhirnya tiba di GMR pkl 11.00an wib. Dari sini persiapan menunaikan shalat Jumat di masjid jami yang terletak di depan stasiun Gambir sebelah selatan.
Skip, selepas shalat, saya bergegas menuju ruang tunggu sebelah utara. Sempat juga membeli bekal berupa nasi padang di salah satu gerai minimarket (kalau gak salah ind*maret point) seharga 14-15ribuan berupa nasi + ayam goreng dengan ukuran lumayan (saya pilih tanpa sayur dan sambal untuk berjaga2 aja masalah pencernaan). Tanpa bermaksud promo, jika teman2 ingin mencari bekal dengan harga, rasa dan porsi yang lumayan baik di Gambir dan sekitarnya, saya merekomendasikan tempat ini.
Akhirnya tiba jadwal boarding KA 56 di pkl 14.00wib, setelah prosedur cek identitas diri dan scan barcode, saya segera menuju peron di lantai atas. Tak menunggu berapa lama(kurang lebih 5-10 menit) KA 56 datang dari arah selatan untuk dilangsir di GMR. Sesuai tiket K1-2 pada saat itu mendapatkan kereta dengan nomor KA K1 064 19. Kondisi interior baik, bersih, TV menyala terang, AC pun juga cukup dingin(berangkat di kisaran 25 derajat celcius dan sempat menyentuh angka 27 derajatketika saampai di SMT sebelum turun seperti semula) dan saya mendapatkan kereta dengan kursi kulit.
Meski demikian kursi kulit ini keempukannya saya rasa on par dengan milik ABA rangkaian 2014, dan sedikit lebih baik dibandingkan Gajayana retrofit, kalau dibandingkan dengan beberapa K1 099 milik saudaranya, ahh sudahlah berdoa saja segera diganti kursi kulitnya itu 
KA 56 berangkat tepat waktu dari GMR pkl 15.00wib, semenjak petak GMR-MRI laju KA tak tertahan sinyal sama sekali, mulus... Selepas Jatinegara melaju kencang hingga sempat menurunkan kecepatannya menjelang stasiun Cikampek, dan setelahnya tak tertahan hingga masuk stasiun Cirebon pada pkl 17.46wib. Dari sini selepas makan malam rasa kantuk mendera, beberapa stasiun tak sempat dicatat kedatangan/keberangkatannya.
KA 56 sendiri selanjutnya tiba di Stasiun Pekalongan pada pkl 20.01wib dan Semarang Tawang pada pkl 21.20wib. Selanjutnya Kereta tiba di Stasiun Madiun pada pkl 01.20wib dan Stasiun Nganjuk pkl 02.06wib, dan tiba dengan selamat di Stasiun Gubeng pada pkl 03.46wib. Sejak dari Stasiun Madiun saya bebas menguasai 4 kursi sendirian. Lumayan bisa selonjoran dan tidur2an pulas 
Overall saya cukup puas dengan perjalanan kali ini. Terutama ketepatan waktunya. Untuk kesekian kali naik KA 56 di Gapeka 2015 ini ketepatan waktu KA 56 cukup bisa diandalkan. Terutama kalau mau nyambung KA Probowangi ataupun Penataran dan Dhoho.
Quote:![[Image: DSC_0007.jpg]](https://s31.postimg.org/d76y4b6yz/DSC_0007.jpg)
![[Image: DSC_0008.jpg]](https://s31.postimg.org/nmvyfhu17/DSC_0008.jpg)
![[Image: DSC_0013.jpg]](https://s31.postimg.org/oeev9tndn/DSC_0013.jpg)
![[Image: DSC_0016.jpg]](https://s32.postimg.org/c3ll4mj85/DSC_0016.jpg)
![[Image: DSC_0021.jpg]](https://s31.postimg.org/774ybydx7/DSC_0021.jpg)
![[Image: DSC_0023.jpg]](https://s31.postimg.org/a2vd4hpnf/DSC_0023.jpg)
![[Image: DSC_0024.jpg]](https://s31.postimg.org/lb0tkkimj/DSC_0024.jpg)
![[Image: DSC_0029.jpg]](https://s31.postimg.org/erybwpq4r/DSC_0029.jpg) Bagus mas. Sering juga ya naik Kereta2x tujuan Jatim spt ABA dan Bangunkarta. Saya surprise bgt karena Bangukarta sekarang sering ontime dibandingkan dulu pas GAPEKA 2014 yang selalu terlambat. Saya pernah naik Sancaka Pagi dari SGU ke YK yg saat itu masih berangkat dari SGU pukul 08.15 dari SGU (GAPEKA 2014) dan bersilang dengan KA Bangunkarta GMR-SGU di Sepanjang. Padahal harusnya saat itu Bangunkarta mungkin sudah istirahat dan dicuci di Stasiun Surabaya Kota (secara harusnya sampe GMR pukul 06.30-an) itu baru sampe Sepanjang jam setengah sembilan kurang. Sampe SGU paling jam sembilan kurang ckckck... Untung sekarang jadwalnya diubah dan puji Tuhan selalu mendengar kabar kalo Bangunkarta lebih sering ontime sekarang.
Pengen banget sih naik Bangunkarta cuma jadwal tibanya di SGU kurang pas buat saya kayak masih kepagian. Jadwal berangkat dari GMR sih saya suka aja gitu sore lalu sepanjang malam kan bisa tidur di KA. terus Bangunkarta jg termasuk mahal jadi masih nanti2x dulu naik Bangunkartanya.
|