(15-01-2010, 07:18 PM)BAMBANG EKO Wrote: Akhirya Profesor Kereta datang juga wk...wk...wk....
Kalau Kang Asep sudah turun gunung pasti rame bakalan nih. Kalau saja di jalur ini KA Ekonomi bis lebih cepat ga kayak sekarang sampai 11 - 12 jam lebih kadang2 , sampai penumpangnya bosan duduk , Pastilah bisa jdi andalan pemerjalan Jakarta - Banjar - Kroya.
Tanyak nih kang , Klo ditarik C4/C3 bisa gak ya bawa 10 Gerbong tanpa harus DT , mohon pencerahan nih.
OOT : kalau di musim kemarau, C204 bisa narik sampai 12 gerbong untuk batch baru (08-17) tapi kalau untuk C204 batch pertaman (01-07) hanya maksimal 10 gerbong. tapi kalau musim hujan gini biasanya mereka harus DT itupun dilintas tanjakan saja, biasanya lokpennya standby di Stasiun Ciawi hanya 1. jadi dia bantu hingga Cipeundeuy lalu standby lagi di Ciawi nunggu KA lainnya. tapi kalau lok tersebut mau pulang ke BD biasanya gandeng Turangga hingga BD.

Back to topic

![[Image: 2nb7ct1.jpg]](http://i48.tinypic.com/2nb7ct1.jpg)
![[Image: 2uyons4.jpg]](http://i50.tinypic.com/2uyons4.jpg)
![[Image: bannersaveourearth.png]](http://img188.imageshack.us/img188/5319/bannersaveourearth.png)
