04-04-2010, 08:50 PM
Semoga ini bisa jadi masukkan buat kawan-kawan yang suka mblusukan di jalur aktif di sekitaran Bandung.
Belakangan ini saya bolak-balik mendengar modus baru untuk menghilangkan bukti pembunuhan.
Pertama kali mendengar adalah waktu saya hunting di Karangsari, awal tahun ini. Waktu itu saya cukup beruntung memilih hunting di Karangsari bukannya Leles, karena pada saat itu stasiun Leles dipenuhi polisi.
Alasannya?
Ternyata ada orang tergilas KA di dekat sinyal keluar sebelah timur stasiun Leles. Kejadiannya waktu itu orang tersebut terlihat menggeletak di tengah rel oleh masinis KA Kahuripan. Sang masinis tak sempat mengerem, dan otomatis langsung menggilas tubuh orang malang tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, diduga korban sudah dalam keadan tewas sebelum digilas KA Kahuripan. Dan pelaku meletakkan korban di tengah rel untuk menghilangkan jejak.
Yang terbaru adalah di Lebakjero, di ceruk dekat jembatan Citiis (KM 194 kalau nggak salah). Kejadian kali ini KA Argo Wilis dari Surabaya melindas seorang wanita (umur sekitar 15-20 tahun) yang hamil 4 bulan.
Seperti halnya di Leles, masinis KA Argo Wilis yang tiba-tiba melihat ada orang tergeletak di tengah rel.
Dan seperti halnya di Leles, diduga wanita tersebut sudah dalam keadaan meninggal pada saat digeletakkan di tengah rel, dan hal tersebut sebagai usaha menghilangkan jejak.
Dari kejadian-kejadian tersebut saya mengambil kesimpulan bahwa jika kita mau hunting di tempat-tempat yang jauh dari peradaban (seperti pedesaan), diusahakan agar kita berkoordinasi dengan petugas PT KA setempat, agar kita tak terjebak masalah hukum.
Belakangan ini saya bolak-balik mendengar modus baru untuk menghilangkan bukti pembunuhan.
Pertama kali mendengar adalah waktu saya hunting di Karangsari, awal tahun ini. Waktu itu saya cukup beruntung memilih hunting di Karangsari bukannya Leles, karena pada saat itu stasiun Leles dipenuhi polisi.
Alasannya?
Ternyata ada orang tergilas KA di dekat sinyal keluar sebelah timur stasiun Leles. Kejadiannya waktu itu orang tersebut terlihat menggeletak di tengah rel oleh masinis KA Kahuripan. Sang masinis tak sempat mengerem, dan otomatis langsung menggilas tubuh orang malang tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, diduga korban sudah dalam keadan tewas sebelum digilas KA Kahuripan. Dan pelaku meletakkan korban di tengah rel untuk menghilangkan jejak.
Yang terbaru adalah di Lebakjero, di ceruk dekat jembatan Citiis (KM 194 kalau nggak salah). Kejadian kali ini KA Argo Wilis dari Surabaya melindas seorang wanita (umur sekitar 15-20 tahun) yang hamil 4 bulan.
Seperti halnya di Leles, masinis KA Argo Wilis yang tiba-tiba melihat ada orang tergeletak di tengah rel.
Dan seperti halnya di Leles, diduga wanita tersebut sudah dalam keadaan meninggal pada saat digeletakkan di tengah rel, dan hal tersebut sebagai usaha menghilangkan jejak.
Dari kejadian-kejadian tersebut saya mengambil kesimpulan bahwa jika kita mau hunting di tempat-tempat yang jauh dari peradaban (seperti pedesaan), diusahakan agar kita berkoordinasi dengan petugas PT KA setempat, agar kita tak terjebak masalah hukum.


![[Image: a2vric.jpg]](http://i41.tinypic.com/a2vric.jpg)

bukan takut dituduh yang nggak2 sama polisi




