Tadinya karena melihat ada stok Nutisari di Cn ada 5 kereta . eh ga tahunya sudah diminta untuk KA Malabar dan saya pantau di SMC ada stok 4 K3 dan sau KMP3 . ya dengan dasar itulah saya usulkan Mas . Trus kenapa harus 5 , karena okupansi kan dihtung berdasarkan tingkat isian penumpang pada awalnya. Coba saja penumpang 300 orang , kapasitasnya KA 5 K3 = 500 orang jadi Okup nya kan 60 % Baguslah , kalau langsung 10 K3 okupnya kan cumak 30 % ya bisa dihapus kembali , gitu.
wah saya setuju banget tuh dengan usulnya Mas Bambang di buka KA Purbaya Utara, tapi jangan full ekonomi mungkin bisnis dan eksa lah yang lebih pas, mengenai pangsa pasar kita bisa lihat pangsa pasarnya Bus Malam Rosalia Indah 3 bus eksekutif (Pwt-Sby), Ezri 2 bus Eksekutif 1 Bus Super eksekutif dan Coyo 2bus Exe dan 1SE(Cirebon-tegal- Sby) ketiga BUs ini jika peak seson pasti penumpangnya full terus apalagi pas hari raya Rosin bisa sampe tambah 6 Bus Ezri dan Coyo juga setali tiga uang tambah armada juga dan itupun masih nolak penumpang klo pas hari raya. mengenai keberangkatannya saya setuju siang hari dari PWT karena klo siang hari kita bisa ambil juga pangsa pasarnya bus Patas Surabaya - Semarang (Nusantara, Indonesia, Jaya Utama dll) yang ramai banget pada siang hari, tapi klo malam aga sepi. insya allah okupansinya lebih bagus dari pada kereta MAHESA dulu (BD-SMG via kroya, pwt, Prupuk, tegal dan pekalongan)
Banyujaya Express.... Banyuwangi- Jakarta Raya...
Terserah dhe formasinya mau apa aja, tapi saya seneng banget kalo ada satu kereta aja yang melayani koridor ini....
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
kereta api bandung - bogor. gak sabar nih pengen jalan2 ke sana kalo rute yg "mati suri" ini bisa hidup lg. sekali lg wacana ini disampaikan jg oleh gubernur jabar.