Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Tanya: masih ingat PLH di sekitar Cikarang?
#1
Dari tadi nyimak arsip di thread PLH,kok kayaknya belom di bahas yak.

Sekitar tahun 2000-an (awal dekade '00),
di daerah sekitaran Cikarang pernah terjadi PLH yang melibatkan..kalo tidak salah 3 kereta.

1 KA Antaboga, dan 2 KA penumpang..(lupa)

yang jelas waktu itu kondisi rangkaian yg menjadi korban agak telat proses evakuasi nya,sehingga sempat teronggok di pinggir rangkaian dan ditutupi terpal biru.

Saya masih ingat betul ketika KA Bengawan yg saya naiki dari KT berjalan pelan disekitar TKP

CMIIW
693-5073-893-673
Reply
#2
ane rada2 ingat gan.....

kalo gak salah proses evakuasi Loko CC201** masih berwarna merah biru yg ringsek itu, di parkir di stasiun Tambun jalur 1.
kabin nya di tutup terpal warna biru.

waktu itu ane samperin ke stasiun tambun untuk liat2, sayang waktu itu ane masih SMP, gak punya kamera Sad

CMIIW



Reply
#3
[spoiler=Nih tak update ceritanya yang tau kronologisnya]
Artanto Rizky Cahyono Wrote:Itu kalo ngga salah kejadiannya KA Antaboga yang menuju ke Gedebage (atau Surabaya, saya lupa) anjlok duluan dan gerobak ppcw yang anjlok merintangi spoor yang ke arah Jakarta. Di saat yang bersamaan KA Baja dari Surabaya masuk ke rel tersebut dan langsung menghajar gerobag KA Antaboga yang anjlok. posisi KA baja saat itu campuran antara kosong dan isi dan ada Gerobak ternak yang berisi sapi berada di bagian depan rangkaian KA baja, sedangkan gerbong ternak kosong berada di bagian belakang rangkaian KA baja.
Walhasil, rangkaian Baja dedel duel dengan sebagian besar rangkaian anjlok dan terguling. Nah, rangkaian yang anjlok ini lah yang "dimakan" sama Argo Anggrek JS950 yang berada persis satu petak jalan di belakang KA Baja.
Impak tumburan dengan gerobak PPCW dengan gerbong ternak yang terbuat dari kayu membuat berantakan gerbong yang berisi ternak. Sedangkan beberapa gerbong ternak kosong dan Caboose yang berada di belakang bergulingan karena "disundul" sama Argo Anggrek JS950. Tapi, seingat saya korban di pihak si Argo Anggrek JS950 ini hanya loko (CC203 04, kalo ngga salah) dan 2 gerbong di belakang loko yang anjlok (tidak sampai terguling). Mungkin karena masinis Argo Anggrek JS950 masih sempat emergency brake waktu melihat track di depannya "berantakan" .
Yang jelas, hal ini masuk kategori PLH yang termasuk dahsyat dan puluhan ekor sapi menjadi "almarhum" karenanya. Katanya, yang bikin proses evakuasi lama itu ya diantaranya karena harus mindahin sapi2 yang masih hidup ke truk dan evakuasi "jenazah" sapi yang tewas gara2 PLH itu. Ada beberapa sapi yang masih sekarat karena luka berat, ya terpaksa disembelih sama warga yang berdatangan ngga lama setelah PLH itu terjadi.

Santo Tjokro Wrote:Menurut catatan ingatan saya,
Terjadinya di Cikarang
KA barang bawa ternak dari Wetan sudah cukup lama duduk manis di sepor 1/ sepur belok (yg paling dekat dengan ruang PPKA), karena memang tujuan akhirnya disini, artinya ternaknya akan diturunkan di Cikarang, bukan di Cipinang lagi. Cuma belum di langsir saja ke sepur bongkar muat yg ada di sisi luar Stasiun.

PPKA lalu mengatur pembentukan route untuk KA barang (mungkin Antaboga) dari Jakarta ke arah wetan lewat sepur 2, dan route sudah terbentuk dan sinyal bisa dibuka aman.
Gak tahu mengapa, ternyata weselnya dari Barat tetap mengarah ke sepur 1/sepur belok, sisa dari pembentukan route sebelumnya saat menerima KA barang ternak dari wetan, bukannya mengarah ke sepur lurus sepur 2 seperti maunya pak PPKA.

Akibatnya KA ternak tadi di sundul dari depan oleh KA barang ke arah wetan yg nyelonong masuk ke sepur 1 bukan ke sepur lurus, walau dengan kecepatan masih rendah karena habis berhenti di depan sinyal dan baru mulai bergerak.

Akibat sundulan ini - walau masih jalan pelan maka rangkaian gerbong KA ternak tadi berhamburan dan berantakan terguling dan anjlok.

Pada saat yg sama PPKA juga sudah membentuk route dari Lemah Abang untuk JS 950 yg akan berjalan langsung di sepur 3 - sepur lurus di Cikarang dari wetan menuju ke arah Jakarta.

JS 950 saat itu sudah lewat Lemah Abang dan sudah melihat lampu Hijo di sinyal masuk Cikarang, karena jarak Lemah Abang ke Cikarang sangat dekat cuma sekitar 2km saja. JS950 berjalan normal sampai MAS JS950 kaget melihat gerbong2 ternak bergelimpangan akibat di sundul dan anjlog / terguling mulai dari sepur 1, sepur 2 dan sebagian terdorong ke sepur 3 yg akan dilewatinya.

Walaupun di rem darurat, tetap saja JS950 gak nututi berhenti total, akibatnya sekarang gantian rangkaian yg anjlog berantakan tadi dihajar dari belakang oleh JS 950 walaupun juga sudah berkecepatan rendah karena di rem MAS.

Memang puluhan ternak mati korban akibat PLH ini.
[/spoiler]
[Image: spammingsj0.gif]
Reply
#4
(17-06-2011, 03:59 PM)Gege Wrote: [spoiler=Nih tak update ceritanya yang tau kronologisnya]
Artanto Rizky Cahyono Wrote:Itu kalo ngga salah kejadiannya KA Antaboga yang menuju ke Gedebage (atau Surabaya, saya lupa) anjlok duluan dan gerobak ppcw yang anjlok merintangi spoor yang ke arah Jakarta. Di saat yang bersamaan KA Baja dari Surabaya masuk ke rel tersebut dan langsung menghajar gerobag KA Antaboga yang anjlok. posisi KA baja saat itu campuran antara kosong dan isi dan ada Gerobak ternak yang berisi sapi berada di bagian depan rangkaian KA baja, sedangkan gerbong ternak kosong berada di bagian belakang rangkaian KA baja.
Walhasil, rangkaian Baja dedel duel dengan sebagian besar rangkaian anjlok dan terguling. Nah, rangkaian yang anjlok ini lah yang "dimakan" sama Argo Anggrek JS950 yang berada persis satu petak jalan di belakang KA Baja.
Impak tumburan dengan gerobak PPCW dengan gerbong ternak yang terbuat dari kayu membuat berantakan gerbong yang berisi ternak. Sedangkan beberapa gerbong ternak kosong dan Caboose yang berada di belakang bergulingan karena "disundul" sama Argo Anggrek JS950. Tapi, seingat saya korban di pihak si Argo Anggrek JS950 ini hanya loko (CC203 04, kalo ngga salah) dan 2 gerbong di belakang loko yang anjlok (tidak sampai terguling). Mungkin karena masinis Argo Anggrek JS950 masih sempat emergency brake waktu melihat track di depannya "berantakan" .
Yang jelas, hal ini masuk kategori PLH yang termasuk dahsyat dan puluhan ekor sapi menjadi "almarhum" karenanya. Katanya, yang bikin proses evakuasi lama itu ya diantaranya karena harus mindahin sapi2 yang masih hidup ke truk dan evakuasi "jenazah" sapi yang tewas gara2 PLH itu. Ada beberapa sapi yang masih sekarat karena luka berat, ya terpaksa disembelih sama warga yang berdatangan ngga lama setelah PLH itu terjadi.

Santo Tjokro Wrote:Menurut catatan ingatan saya,
Terjadinya di Cikarang
KA barang bawa ternak dari Wetan sudah cukup lama duduk manis di sepor 1/ sepur belok (yg paling dekat dengan ruang PPKA), karena memang tujuan akhirnya disini, artinya ternaknya akan diturunkan di Cikarang, bukan di Cipinang lagi. Cuma belum di langsir saja ke sepur bongkar muat yg ada di sisi luar Stasiun.

PPKA lalu mengatur pembentukan route untuk KA barang (mungkin Antaboga) dari Jakarta ke arah wetan lewat sepur 2, dan route sudah terbentuk dan sinyal bisa dibuka aman.
Gak tahu mengapa, ternyata weselnya dari Barat tetap mengarah ke sepur 1/sepur belok, sisa dari pembentukan route sebelumnya saat menerima KA barang ternak dari wetan, bukannya mengarah ke sepur lurus sepur 2 seperti maunya pak PPKA.

Akibatnya KA ternak tadi di sundul dari depan oleh KA barang ke arah wetan yg nyelonong masuk ke sepur 1 bukan ke sepur lurus, walau dengan kecepatan masih rendah karena habis berhenti di depan sinyal dan baru mulai bergerak.

Akibat sundulan ini - walau masih jalan pelan maka rangkaian gerbong KA ternak tadi berhamburan dan berantakan terguling dan anjlok.

Pada saat yg sama PPKA juga sudah membentuk route dari Lemah Abang untuk JS 950 yg akan berjalan langsung di sepur 3 - sepur lurus di Cikarang dari wetan menuju ke arah Jakarta.

JS 950 saat itu sudah lewat Lemah Abang dan sudah melihat lampu Hijo di sinyal masuk Cikarang, karena jarak Lemah Abang ke Cikarang sangat dekat cuma sekitar 2km saja. JS950 berjalan normal sampai MAS JS950 kaget melihat gerbong2 ternak bergelimpangan akibat di sundul dan anjlog / terguling mulai dari sepur 1, sepur 2 dan sebagian terdorong ke sepur 3 yg akan dilewatinya.

Walaupun di rem darurat, tetap saja JS950 gak nututi berhenti total, akibatnya sekarang gantian rangkaian yg anjlog berantakan tadi dihajar dari belakang oleh JS 950 walaupun juga sudah berkecepatan rendah karena di rem MAS.

Memang puluhan ternak mati korban akibat PLH ini.
[/spoiler]

oh ini kecelakaan beruntun ya? Trus si Argo Bromo pake rangkaian 958xx itu? Kejadianya malem atau siang?
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. Eh iya lupa...
Reply
#5
(17-06-2011, 03:59 PM)Gege Wrote: [spoiler=Nih tak update ceritanya yang tau kronologisnya]
Artanto Rizky Cahyono Wrote:Itu kalo ngga salah kejadiannya KA Antaboga yang menuju ke Gedebage (atau Surabaya, saya lupa) anjlok duluan dan gerobak ppcw yang anjlok merintangi spoor yang ke arah Jakarta. Di saat yang bersamaan KA Baja dari Surabaya masuk ke rel tersebut dan langsung menghajar gerobag KA Antaboga yang anjlok. posisi KA baja saat itu campuran antara kosong dan isi dan ada Gerobak ternak yang berisi sapi berada di bagian depan rangkaian KA baja, sedangkan gerbong ternak kosong berada di bagian belakang rangkaian KA baja.
Walhasil, rangkaian Baja dedel duel dengan sebagian besar rangkaian anjlok dan terguling. Nah, rangkaian yang anjlok ini lah yang "dimakan" sama Argo Anggrek JS950 yang berada persis satu petak jalan di belakang KA Baja.
Impak tumburan dengan gerobak PPCW dengan gerbong ternak yang terbuat dari kayu membuat berantakan gerbong yang berisi ternak. Sedangkan beberapa gerbong ternak kosong dan Caboose yang berada di belakang bergulingan karena "disundul" sama Argo Anggrek JS950. Tapi, seingat saya korban di pihak si Argo Anggrek JS950 ini hanya loko (CC203 04, kalo ngga salah) dan 2 gerbong di belakang loko yang anjlok (tidak sampai terguling). Mungkin karena masinis Argo Anggrek JS950 masih sempat emergency brake waktu melihat track di depannya "berantakan" .
Yang jelas, hal ini masuk kategori PLH yang termasuk dahsyat dan puluhan ekor sapi menjadi "almarhum" karenanya. Katanya, yang bikin proses evakuasi lama itu ya diantaranya karena harus mindahin sapi2 yang masih hidup ke truk dan evakuasi "jenazah" sapi yang tewas gara2 PLH itu. Ada beberapa sapi yang masih sekarat karena luka berat, ya terpaksa disembelih sama warga yang berdatangan ngga lama setelah PLH itu terjadi.

Santo Tjokro Wrote:Menurut catatan ingatan saya,
Terjadinya di Cikarang
KA barang bawa ternak dari Wetan sudah cukup lama duduk manis di sepor 1/ sepur belok (yg paling dekat dengan ruang PPKA), karena memang tujuan akhirnya disini, artinya ternaknya akan diturunkan di Cikarang, bukan di Cipinang lagi. Cuma belum di langsir saja ke sepur bongkar muat yg ada di sisi luar Stasiun.

PPKA lalu mengatur pembentukan route untuk KA barang (mungkin Antaboga) dari Jakarta ke arah wetan lewat sepur 2, dan route sudah terbentuk dan sinyal bisa dibuka aman.
Gak tahu mengapa, ternyata weselnya dari Barat tetap mengarah ke sepur 1/sepur belok, sisa dari pembentukan route sebelumnya saat menerima KA barang ternak dari wetan, bukannya mengarah ke sepur lurus sepur 2 seperti maunya pak PPKA.

Akibatnya KA ternak tadi di sundul dari depan oleh KA barang ke arah wetan yg nyelonong masuk ke sepur 1 bukan ke sepur lurus, walau dengan kecepatan masih rendah karena habis berhenti di depan sinyal dan baru mulai bergerak.

Akibat sundulan ini - walau masih jalan pelan maka rangkaian gerbong KA ternak tadi berhamburan dan berantakan terguling dan anjlok.

Pada saat yg sama PPKA juga sudah membentuk route dari Lemah Abang untuk JS 950 yg akan berjalan langsung di sepur 3 - sepur lurus di Cikarang dari wetan menuju ke arah Jakarta.

JS 950 saat itu sudah lewat Lemah Abang dan sudah melihat lampu Hijo di sinyal masuk Cikarang, karena jarak Lemah Abang ke Cikarang sangat dekat cuma sekitar 2km saja. JS950 berjalan normal sampai MAS JS950 kaget melihat gerbong2 ternak bergelimpangan akibat di sundul dan anjlog / terguling mulai dari sepur 1, sepur 2 dan sebagian terdorong ke sepur 3 yg akan dilewatinya.

Walaupun di rem darurat, tetap saja JS950 gak nututi berhenti total, akibatnya sekarang gantian rangkaian yg anjlog berantakan tadi dihajar dari belakang oleh JS 950 walaupun juga sudah berkecepatan rendah karena di rem MAS.

Memang puluhan ternak mati korban akibat PLH ini.
[/spoiler]

walaupun ada 2 versi kejadian, tapi intinya adalah diawali tumburan antara 2 kereta barang dan gerbong yang berantakan merintangi jalurnya KA JS950 dan mengakibatkan diseruduknya gerbong tersebut oleh JS950. Tapi saya salut kepada masinis JS950 yang tanggap dan bereaksi cepat melakukan pengereman sehingga mengurangi dampak tabrakan tersebut....Top Banget
Thomas, James, Percy, Gordon, Emily, Henry, Edward, Toby
Reply
#6
kalau yang saya dengar itu KA Ternak yang lagi stabling di sepur belakang stasiun Cikarang itu ngglinding sendiri ke arah jalur yang sering dilalui kereta, alhasil Gerbong tersebut tertabrak...
[Image: 5992533437_d244d656ea.jpg]
Reply
#7
ah..akhirnya ada pencerahan juga dari thread ini...ternyata 2 ka barang yg terlibat.

Kejadian nya sore2 kan..?
693-5073-893-673
Reply
#8
(17-06-2011, 09:13 PM)tomrys Wrote: ah..akhirnya ada pencerahan juga dari thread ini...ternyata 2 ka barang yg terlibat.

Kejadian nya sore2 kan..?

kalo soal waktu, saya kurang tau... Xie Xie
[Image: 5992533437_d244d656ea.jpg]
Reply
#9
(18-06-2011, 11:50 AM)Kazuya Wrote:
(17-06-2011, 09:13 PM)tomrys Wrote: ah..akhirnya ada pencerahan juga dari thread ini...ternyata 2 ka barang yg terlibat.

Kejadian nya sore2 kan..?

kalo soal waktu, saya kurang tau... Xie Xie

kalo asumsi gw si, mengingat ada 1 versi yg menyebutkan barang dari GDB & yg laennya menyebutkan cuma dari ngetan (ga jlas kota asalnya, GDB juga bisa disebut ngetan karna disini) itu kalo bener kejadiannya keknya subuh, karna GDB dari awal pun blom pernah jalan siang, paling akhir ya subuh dari DAOP I, gapeka GDB pun rasanya blom pernah berubah sama sekali setau gw
Reply
#10
(18-06-2011, 12:10 PM)Andrew_CN Wrote:
(18-06-2011, 11:50 AM)Kazuya Wrote:
(17-06-2011, 09:13 PM)tomrys Wrote: ah..akhirnya ada pencerahan juga dari thread ini...ternyata 2 ka barang yg terlibat.

Kejadian nya sore2 kan..?

kalo soal waktu, saya kurang tau... Xie Xie

kalo asumsi gw si, mengingat ada 1 versi yg menyebutkan barang dari GDB & yg laennya menyebutkan cuma dari ngetan (ga jlas kota asalnya, GDB juga bisa disebut ngetan karna disini) itu kalo bener kejadiannya keknya subuh, karna GDB dari awal pun blom pernah jalan siang, paling akhir ya subuh dari DAOP I, gapeka GDB pun rasanya blom pernah berubah sama sekali setau gw

soalnya waktu itu klo ga salah di berita tv, keadaan langit nya udah sore gt..makanya saya berasumsi klo kejadiannya sore
693-5073-893-673
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)