25-10-2010, 05:24 PM
Quote:PT KA akan renovasi aset bangunan bersejarah
Jumat, 22/10/2010 18:03:53 WIB
Oleh: Sirojul Muttaqien
BANDUNG: PT Kereta Api (KA) mengucurkan dana Rp6 miliar untuk merenovasi dua peninggalan (heritage) andalannya, yaitu Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, pada tahun ini.
Kepala Pusat Pelestarian dan Bangunan PT KA Ella Ubaidi mengatakan renovasi Lawang Sewu menelan dana Rp4 miliar dan Stasiun Ambarawa Rp2 miliar.
“Sebetulnya ada satu proyek lagi yaitu Stasiun Maguwo Yogyakarta, namun PT KA tidak mengeluarkan biaya untuk itu karena ada bantuan dari masyarakat,†katanya hari ini.
Dia mengemukakan dana yang disiapkan PT KA sebetulnya jauh dari total biaya yang dibutuhkan untuk merenovasi bangunan bersejarah tersebut.
Dia memberikan contoh, total biaya yang dibutuhkan untuk merenovasi Lawang Sewu mencapai Rp28 miliar. “Dana yang dibutuhkan sangat besar dan sepertinya sulit untuk ditanggung seluruhnya oleh perusahaan,†katanya.
Dia mengatakan Lawa Sewu rencananya akan dijadikan sentra industri kreatif Jawa Tengah.
Stasiun Ambarawa, katanya, akan dijadikan salah satu objek wisata kereta andalan PT KA karena lintas ini sarat dengan sejarah perkeretaapian Indonesia. “Stasiun Maguwo rencananya akan dijadikan perpustakaan,†ujarnya.
Dia menargetkan renovasi ketiga heritage milik PT KA tersebut selesai pada 2011 dan bisa berkontribusi terhadap pendapatan PT KA.
Menurut dia, investasi yang dikeluarkan untuk melakukan renovasi heritage diharapkan bisa kembali dalam 5 tahun.
Dia mengemukakan, PT KA tahun depan membidik beberapa heritage lainnya untuk di renovasi, seperti Stasiun Leles di Garut.
“Total heritage PT KA, seperti stasiun, jembatan, menara air, terowongan, rumah listrik, dan lainnya sebanyak 681 buah dan 328 di antaranya sudah terdata dan semuanya dinyatakan sebagai bangunan bersejarah,†katanya.
Dia mengatakan sisi lain berupa aset bangunan bersejarah PT KA bisa menjadi sumber bisnis yang menguntungkan apabila digarap secara serius.
Dia meyakini bangunan bersejarah itu akan menjual untuk bisnis wisata kereta dengan pasar utama dari masyarakat lokal.
“Kami akan berkoordinasi dengan anak perusahaan PT KA yang menangani wisata untuk menjual paket-paket wisata railway ke tempat dan jalur bersejarah perkeretaapian Indonesia,†katanya. (arh)


![[Image: mw3c5v.jpg]](http://i42.tinypic.com/mw3c5v.jpg)



... tapi walaupun begitu patut diacungi jempol lah, walaupun dana terbatas tapi sudah ada upaya utk melestarikan aset bangunan bersejarah dari perkeretaapian kita
