Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prihatin dengan toilet KA ekonomi
#11
kalo usulan saya, mendingan setiap toilet di kasih camera aja ( no bb ) jadi ntar keliatan gitu siapa yang nakal aka duduk di situ . dan pastinya perlu di tambah 1 gerbong buat gerbong camera , jadi di setiap tempat gerbong di kasih camera .
Peradaban Silih berganti... Banyak orang berakhir mengingkari... Tapi hanya satu yang pasti, Tuhanku penguasa langit dan bumi
Reply
#12
(06-03-2011, 07:48 PM)dimasimple Wrote: kalo usulan saya, mendingan setiap toilet di kasih camera aja ( no bb ) jadi ntar keliatan gitu siapa yang nakal aka duduk di situ . dan pastinya perlu di tambah 1 gerbong buat gerbong camera , jadi di setiap tempat gerbong di kasih camera .

Melanggar aturan kalo toilet dikasi kamera, ga bisa gitu... [Image: capede.gif]
[Image: ac2signature01.png]
Reply
#13
(06-03-2011, 10:40 AM)wahyuadi Wrote: Sedih
dulu saya sama ibu saya dari solo ke jakarta (lupa bulannya) 2010, saya pake kereta ekspress Bengawan. dari solo memang penuh, sampai yogya semakin penuh keretanya. tapi saya tu kesel sama penumpang lainnya yang menggunakan toilet sebagai tempat duduk sehingga penumpang lain yang mau pakai toilet termasuk saya dan ibu saya terpaksa menahan sampai jakarta. kayaknya emang sulit untuk memberantas penumpang yang menempati toilet. kita tahu hal ini sangat mengganggu pelayanan kereta api, tetapi apakah 1 toilet harus dijaga 1 org satpam atau preman, kalau menurutku ya seperti itu, tapi tentu beban PT.KAI akan semakin berat untuk bayar satpam atau preman yang jaga toilet. satpam yang ada di kereta sekarang ini sudah tentu akan kewalahan untuk mengusir penumpang di toilet, saya bisa pahami itu karena saya juga seorang satpam PKD, dan begitu satpam pindah ke toilet lain pasti penumpang balik lagi ke sana, bagaimana pendapat teman-teman railfans ?Bethe
saya susah kalo liat masalah ini mau menyalahkan siapa... disatu sisi pnumpang salah disisi lain PT KA menjual tiket berdiri...... tapi ada siasatnya boss... cari aja toilet yang deket restorasi /kmp biasanya disana pasti berfungsi dan gak dipakai penumpang airnya wahhh.. mantaff boss kayak air terjun di kali urang Xie Xie....(*sekedar trik mencarii toilet kosong dan berfngsi dengan baik di KA ekonomi, so elo sama nyokap gak nahan pipis sampe jakarta)

[spoiler=BRAKE.Emergency use only]

YAHOO!

nikimura.cellular
[/spoiler]
Reply
#14
(06-03-2011, 03:01 PM)pardjono Wrote:
(06-03-2011, 11:27 AM)alin_masuk sepur 5 Wrote: usul ane sih 1 gerbong 1 toilet...
Memang begitu seharusnya, tidak perlu diubah. Yang perlu diubah sikap mental penggunanya. Tidak semuanya salah PT. Kereta Api (Persero).

(07-03-2011, 10:04 AM)nikmuracell Wrote:
(06-03-2011, 10:40 AM)wahyuadi Wrote: Sedih
dulu saya sama ibu saya dari solo ke jakarta (lupa bulannya) 2010, saya pake kereta ekspress Bengawan. dari solo memang penuh, sampai yogya semakin penuh keretanya. tapi saya tu kesel sama penumpang lainnya yang menggunakan toilet sebagai tempat duduk sehingga penumpang lain yang mau pakai toilet termasuk saya dan ibu saya terpaksa menahan sampai jakarta. kayaknya emang sulit untuk memberantas penumpang yang menempati toilet. kita tahu hal ini sangat mengganggu pelayanan kereta api, tetapi apakah 1 toilet harus dijaga 1 org satpam atau preman, kalau menurutku ya seperti itu, tapi tentu beban PT.KAI akan semakin berat untuk bayar satpam atau preman yang jaga toilet. satpam yang ada di kereta sekarang ini sudah tentu akan kewalahan untuk mengusir penumpang di toilet, saya bisa pahami itu karena saya juga seorang satpam PKD, dan begitu satpam pindah ke toilet lain pasti penumpang balik lagi ke sana, bagaimana pendapat teman-teman railfans ?Bethe
saya susah kalo liat masalah ini mau menyalahkan siapa... disatu sisi pnumpang salah disisi lain PT KA menjual tiket berdiri...... tapi ada siasatnya boss... cari aja toilet yang deket restorasi /kmp biasanya disana pasti berfungsi dan gak dipakai penumpang airnya wahhh.. mantaff boss kayak air terjun di kali urang Xie Xie....(*sekedar trik mencarii toilet kosong dan berfngsi dengan baik di KA ekonomi, so elo sama nyokap gak nahan pipis sampe jakarta)

hmm..bingung juga
mungkin bisa dicoba solusi, menambah rangkaian kereta terutama pada hari2 libur untuk mengantisipasi membludaknya penumpang hingga ke toilet.
juga agar diminimalisasikan tiket berdiri, kalo bisa malah dihapus saja...duuh susahnya perkeretaapian disini..Sakit
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)