Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Tebing Longsor Nyaris Menimbun Rel Kereta Api 7 Maret 2011
#1
Quote:Brebes, Kompas - Tebing setinggi empat meter longsor dan nyaris menimpa rel kereta api di Kilometer 326+700-800, tepatnya di Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, 50 meter dari perbatasan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (23/11) malam.

Kejadian itu tidak mengakibatkan korban jiwa maupun menghambat perjalanan kereta api. Namun, bagian lain tebing itu harus diwaspadai karena sewaktu-waktu bisa ambrol dan menimpa rel kereta api. Di sepanjang jalur kereta di wilayah PT Kereta Api Daerah Operasional V Purwokerto, ada 29 titik rawan bencana longsor, banjir, dan ambles. Beberapa titik rawan berada tidak jauh dari tebing longsor.

Kepala Humas PT KA Daop V Purwokerto Surono mengatakan, perbaikan tebing itu akan dikerjakan oleh satuan kerja proyek rel ganda di bawah Direktorat Jenderal Kereta Api karena menjadi kesatuan dengan proyek rel ganda.

Menurut Surono, pengawasan di sejumlah titik rel yang rawan bencana diperketat. Saat ini ditempatkan 24 penjaga rel di 24 titik.

Rel rawan longsor ada di tiga titik di sepanjang jalur rel Prupuk, Kabupaten Tegal, hingga ke Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Rel rawan terendam banjir ada di jalur rel Tegal-Prupuk dan Slawi-Balapulang. Adapun rel rawan ambles banyak ditemukan di jalur rel Banjar Patroman, Jawa Barat, sampai di Kroya, Kabupaten Cilacap.

SUMBER

belum ada keterangan keterlambatan kereta, tapi temen ane yang dari jakarta naik progo, puter haluan entah dimana, jam 6 pagi tadi baru berangkat dari cirebon, mungkin mo muter lewat jalur utara
jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .


[Image: new2copy.jpg]
Reply
#2
Ada aja musibah yang selalu mengancam perkeretaapian Indonesia..semoga hal ini tidak menghambat perkembangan perkeretaapian kita..justru memberi pelajaran untuk menjadi lebih baik kedepannya..Amien..
Reply
#3
(07-03-2011, 07:08 AM)nino Wrote:
Quote:Brebes, Kompas - Tebing setinggi empat meter longsor dan nyaris menimpa rel kereta api di Kilometer 326+700-800, tepatnya di Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, 50 meter dari perbatasan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (23/11) malam.

Kejadian itu tidak mengakibatkan korban jiwa maupun menghambat perjalanan kereta api. Namun, bagian lain tebing itu harus diwaspadai karena sewaktu-waktu bisa ambrol dan menimpa rel kereta api. Di sepanjang jalur kereta di wilayah PT Kereta Api Daerah Operasional V Purwokerto, ada 29 titik rawan bencana longsor, banjir, dan ambles. Beberapa titik rawan berada tidak jauh dari tebing longsor.

Kepala Humas PT KA Daop V Purwokerto Surono mengatakan, perbaikan tebing itu akan dikerjakan oleh satuan kerja proyek rel ganda di bawah Direktorat Jenderal Kereta Api karena menjadi kesatuan dengan proyek rel ganda.

Menurut Surono, pengawasan di sejumlah titik rel yang rawan bencana diperketat. Saat ini ditempatkan 24 penjaga rel di 24 titik.

Rel rawan longsor ada di tiga titik di sepanjang jalur rel Prupuk, Kabupaten Tegal, hingga ke Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Rel rawan terendam banjir ada di jalur rel Tegal-Prupuk dan Slawi-Balapulang. Adapun rel rawan ambles banyak ditemukan di jalur rel Banjar Patroman, Jawa Barat, sampai di Kroya, Kabupaten Cilacap.

SUMBER

belum ada keterangan keterlambatan kereta, tapi temen ane yang dari jakarta naik progo, puter haluan entah dimana, jam 6 pagi tadi baru berangkat dari cirebon, mungkin mo muter lewat jalur utara
Wadoohhh ..... hati2 nih KA jurusan Bandung, soalnya kiri kanan banyak tebingnya yg siap longsor, moga2 deh gak ada apa2, sempat terpikirkan juga lo (*tapi gak berharap) terowongan takut ambless (*soal musim hujan nih)... moga deh maintenance PT KA memeriksa dampak dari yg gak jelas musim selama ini disegala infrastructure pendukung ...

[spoiler=BRAKE.Emergency use only]

YAHOO!

nikimura.cellular
[/spoiler]
Reply
#4
Tebing2 itu harusnya diterasiring, kalo kaga ya gitu dah.. kalo ujan terus jaminan longsor..
[Image: ac2signature01.png]
Reply
#5
(07-03-2011, 07:08 AM)nino Wrote:
Quote:Brebes, Kompas - Tebing setinggi empat meter longsor dan nyaris menimpa rel kereta api di Kilometer 326+700-800, tepatnya di Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, 50 meter dari perbatasan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (23/11) malam.

Kejadian itu tidak mengakibatkan korban jiwa maupun menghambat perjalanan kereta api. Namun, bagian lain tebing itu harus diwaspadai karena sewaktu-waktu bisa ambrol dan menimpa rel kereta api. Di sepanjang jalur kereta di wilayah PT Kereta Api Daerah Operasional V Purwokerto, ada 29 titik rawan bencana longsor, banjir, dan ambles. Beberapa titik rawan berada tidak jauh dari tebing longsor.

Kepala Humas PT KA Daop V Purwokerto Surono mengatakan, perbaikan tebing itu akan dikerjakan oleh satuan kerja proyek rel ganda di bawah Direktorat Jenderal Kereta Api karena menjadi kesatuan dengan proyek rel ganda.

Menurut Surono, pengawasan di sejumlah titik rel yang rawan bencana diperketat. Saat ini ditempatkan 24 penjaga rel di 24 titik.

Rel rawan longsor ada di tiga titik di sepanjang jalur rel Prupuk, Kabupaten Tegal, hingga ke Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Rel rawan terendam banjir ada di jalur rel Tegal-Prupuk dan Slawi-Balapulang. Adapun rel rawan ambles banyak ditemukan di jalur rel Banjar Patroman, Jawa Barat, sampai di Kroya, Kabupaten Cilacap.

SUMBER

belum ada keterangan keterlambatan kereta, tapi temen ane yang dari jakarta naik progo, puter haluan entah dimana, jam 6 pagi tadi baru berangkat dari cirebon, mungkin mo muter lewat jalur utara

Kayaknya beritanya "not fresh from the oven", Om....Coba cek dgn tgl yg saya BOLD.
Soalan kereta dr timur via lintas Selatan yg terlambat masuk JKT hari ini karena banjir di Ketanggungan, bukan karena tebing longsor. (CMIIW)
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe

[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
#6
Banjir bandang menerjang rel dan ballast pada rel banyak yg hanyut di Petak Ciledug-Ketanggungan. Kereta dari timur pada muter lewat Prupuk-Tegal-Cirebon. Yg Muter Bogowonto, Bima, Gajayana. Bogowonto aja jam 06.30 baru sampe TEGAL
Reply
#7
lagi-lagi alam tidak bersahabat dengan perekeretaapian kita...
Reply
#8
bencana alam yang selalu menghantui perjalanan KA..
mudah2n PT.KA tanggap akan masalah2 seperti ini..
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)