Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
ASK : Perbandingan Tarif Antaboga vs Truk Kontainer
#1
Ada yg tau tarif2 nya berapa, misal SBI - POO (pasoso) / JAKG (Jakarta Gudang) atau GDB - POO/JAKG ?
Penasaran aja, knp msh banyak pengusaha msh menggunakan jasa ekspedisi jalan aspal dan tidak mengunakan jasa KA ?
Apa lebih mahal krn ada tarif jasa pemindahan (apalah ini nama nya ya ) kontainer dari truk trailer ke flat car antaboga ?
Xie Xie..mohon pencerahan biar terang benderang Big Grin
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#2
sebenarnya karena PT. Kereta Api Indonesia (Persero) terlalu tinggi matok biaya untuk pengiriman COntainer nya, kalo Container Handling sih kyaknya dari tiap port container yang tanggung. tapi dengan bukti masih ada pengusaha yang masih menggunakan (◣_◢)┌∩┐ untuk mengirim container nya, bisa jadi biaya (◣_◢)┌∩┐ (plus plus) dibanding biaya kereta untuk lintas jakarta surabaya misalnya, masih lebih murah menggunakan (◣_◢)┌∩┐
Reply
#3
Sungguh sayang sekali ya..seharusnya bisa mengurangi beban jalan dengan mengalihkan angkutan kontainer ke kereta api..jalan juga jadi lebih awet..
Sebenarnya jika para pengusaha bisa mengerti, sungguh ekonomis menggunakan moda KA..cz bisa belasan kontainer sekali angkut..tapi kalo udah berhubungan dengan duit mah, susa juga...Bethe

Ya semoga kedepannya PT.KAI bisa memiliki kebijakan yang menguntungkan banyak pihak...
Reply
#4
Apa port pengiriman yg terbatas jg sebagi penghambat ?
Berharap fleksibiltas dari bongkar muat kontainer, semisal, mengfungsikan stasiun2 kecil terdekat dengan kawasan industri, yg tadinya hanya untuk silangan/susulan, di tambahkan area bongkar muat kontainer plus truk trailer dan forklift (kesemuanya milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tersendiri)
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#5
kebetulan sebelah kantor saya perusahaan ekspedisi kontainer perwakilan dari Korsel, mereka bilang lebih enak pk KA untuk pengiriman kontainer ke bandung dan surabaya, krn biaya lebih murah dan cepat dibanding dgn truk, tapi sering gak dapet kereta....
untuk detail biayanya saya blm pernah tanya ke mereka...

Reply
#6
(25-03-2011, 09:27 AM)eling Wrote: kebetulan sebelah kantor saya perusahaan ekspedisi kontainer perwakilan dari Korsel, mereka bilang lebih enak pk KA untuk pengiriman kontainer ke bandung dan surabaya, krn biaya lebih murah dan cepat, tapi sering gak dapet kereta....
untuk detail biayanya saya blm pernah tanya ke mereka...

masalah penjadwalan kali ya, koq bisa ya ga dapat kereta Sad pdhl tiap hari tuh sayah lihat banyak flat car yg kosong menuju POO/JAKG atau ke bandung surabaya masa ga kebagian ?

Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#7
(25-03-2011, 09:29 AM)bonbon Wrote: [spoiler]
(25-03-2011, 09:27 AM)eling Wrote: kebetulan sebelah kantor saya perusahaan ekspedisi kontainer perwakilan dari Korsel, mereka bilang lebih enak pk KA untuk pengiriman kontainer ke bandung dan surabaya, krn biaya lebih murah dan cepat, tapi sering gak dapet kereta....
untuk detail biayanya saya blm pernah tanya ke mereka...

masalah penjadwalan kali ya, koq bisa ya ga dapat kereta Sad pdhl tiap hari tuh sayah lihat banyak flat car yg kosong menuju POO/JAKG, masa ga kebagian
[/spoiler]

yg gak kebagian kl ngirim kontainer dari JAKG/TPK (Pasoso) ke bandung dan surabaya (kalimas)

Reply
#8
Nambahin aja ya....
[spoiler]
kenapa lebih tinggi? BBmnya kan gak si subsidi, trus ngomong2 diwarkop sebelah rumah sama supir, harga yg dibayar menggunakan KA masih ada plusnya dibanding (◣_◢)┌∩┐...

Contohnya ya, si supir itu biasa narik kontaineran Aqua bilang :

1.Biaya plusnya harus angkat barang dari gudang ke stasiun (*berartikan sewa (◣_◢)┌∩┐ juga + biaya kuli angkat).. dilihat dari harga sewa aja jelas (◣_◢)┌∩┐ lebih mahal track pendek dari pada panjang

2.Kalo pakai (◣_◢)┌∩┐ biasanya langsung masuk gudang Aqua dan gudang2 itu umumnya dekat dengan jalan raya, dan untuk jarak jauh jatoh biayanya kalo dihitung lebih murah pake (◣_◢)┌∩┐ ..

*Catatan : Dulu ada ya gudang yg berada di depan stasiun dan jalan
(PT TJIPTA NIAGA di depan st.Klaten).

Kalau seandainya PT KA bisa memaksimalkan fungsi aset2 tidur disekitar stasiun (terutama tanah2 kosong) dengan cara membangun gudang (*disewakan dengan harga miring) ke perusahaan2 kayak AQUA misalnya di setiap kota tentunya akan lain ceritanya dan lebih masuk dilihat dari segi keuntungan "Kanan-Kiri" Oye, .... sementara ini mah bloom maksimal itu kalo menurut Ane ....

Perusahaan yg akan menyewa pastinya cocok, soal disediakan 2 alternative dengan posisi gudang dekat stasiun semisal ada apa2 di KA perusahaan pakai jasa truk juga bisa, dan kalaopun dia pakai truk jika terjadi sesuatu diluar dugaan thdp Kereta, PT KA masih bisa panen dengan sewa gudangnya ...


[/spoiler]
[spoiler=BRAKE.Emergency use only]

YAHOO!

nikimura.cellular
[/spoiler]
Reply
#9
setuju sama di atas, apalagi kalau lihat pengiriman motor dari pabrik yg berlokasi di sunter, cakung, bekasi, kerawang, wah bayangin sendiri dah,truk pengangkut motor kyk udah 30 - 1 jam sekali keluar pabrik....seandainya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bisa menggarap...


Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#10
sebenernya walaupun BBM nya tidak pakai subsidi, kereta api itu masih bisa untung kok, selaki bawa 20 container 40 Feet, ke surabaya dari jakarta 2 hari semalem. pakai (◣_◢)┌∩┐ berapa lama tuh, satu satu lagi.

nah yang ada sekarang PT. Kereta Api Indonesia (Persero) berusaha untuk memberi harga yang kompetitif, hasilnya kereta barang bertambah terus. caranya efesiensi di sarana dan SDM nya, sudah dilakukan dan berhasil. jadi bisa di simak kereta kereta baru 8024, 52, 1012, yang percobaan baru baru aja 8080, dan masih berlanjut.

menambah kereta juga perlu menambah bakal pelanting, dan menambah alat traksi, juga menambah awak KA. semua harus koordinasi, klo ga koordinasi bisa lenyap deh sumber penghasilan.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)