25-04-2011, 07:40 PM
(23-04-2011, 11:57 PM)UIZ-SenjutKade Wrote: boleh tuh, siapa tahu ntar pemilik saham terbesar jatuh di orang yang bener2 care ama perkeretaapian Indonesia, sehingga lebih mengedapankan service illa pelanggan, so pelanggan jadi puas n betah utk terus menggunakan KA
Kalau pemilik saham terbesar gak mungkin lah... Kalaupun PT. KA jual saham, gak akan lebih dari 40% agar pemerintah bisa menjadi pihak yang pasti menang saat RUPS... Garuda misalnya, meskipun dia jual saham, gak lebih dari 40%, tersisa 61% untuk pemerintah. Kalau ada RUPS sudah jelas pemerintah yang menang karena pemerintah punya 61% suara... Andaikata PT. KA jual 40% saham dan semuanya dibeli oleh RF, jika para RF mengusulkan suatu keputusan dalam RUPS tetapi jika pemerintah tidak setuju, keputusan itu bisa gugur... Jadi semuanya masih tergantung pemerintah sebagai pihak mayoritas...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...

Bukankah attitude seperti ini harus dilarang di dunia railfanning.