15-05-2011, 04:16 PM
(15-05-2011, 12:09 PM)Dana Komuter Wrote: Belanja standar aja spt kita mau beli voucher isi ulang di kebanyakan toko2 macem minimarket. Tapi yg ini jual karcis KA dg pelayan semisal toko buku A, bukan pelayan tiket yg biasa semisal di st. Gambir. Entah baiknya di banyak toko buku semisal toko buku A, B dan C atau toko buku A tapi di bbrp cabang semisal di Jabodetabek. Khan kalo akhir pekan dan jelang hari raya tertentu bisa antri panjang tuh... Tapi kita berharap jangan sampai ada calo di toko buku A tersebut.
Itu kalo di toko buku... Misal selain toko buku, yah... entah di toko serba ada, toko bangunan, toko mainan anak2, dll....
Dari sudut pandang bung apakah mungkin ide ini diterapkan??? Sebagian org indonesia kan ''cerdas'' bikin celah nakal. sedangkan e ticketing aja, sy liat di berita siang bbrp hari lalu, mesinnya nganggur, rusak pula, katanya 2012 baru operasi. Sy sih setuju di toko buku (I LOVE BOOKS) ato di karrefour.
![[Image: 00031_Iansbiggrandma_1Oktober2008_NEW320x240.jpg]](http://i1118.photobucket.com/albums/k620/nearistudiosoerabaia/00031_Iansbiggrandma_1Oktober2008_NEW320x240.jpg)
Murtini
Lahir: Purwokerto, 12 Desember 1950
Wafat: Jakarta, 17 Juli 2012
Selamat jalan mama. Kelak kita akan bertemu kembali.
Semboyan 40, 41, mama aman berangkat.

![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
.com disertakan tandatangan dari semua member yg posting. Sebab semua isi di trit ini pada akhirnya ya kembali lagi ke yg berwenang membuat aturan perkeretaapian.
![[Image: 10p0h7r.jpg]](http://i37.tinypic.com/10p0h7r.jpg)