23-08-2011, 07:24 PM

|
24-08-2011, 09:04 AM
thanks om, ayo yang lain klo masih ada masalah soal kelistrikan di LO DC, silahkan bergabung
SAYANGILAH MEMBER ANDA!, TAATI PERATURAN, JIKA TIDAK RASAKAN SENDIRI
Sumbang Saran
Kontroller buatan sendiri Keunggulan: 1. Murah dan mudah dibuat serta setiap saat 2.Power dapat dibuat besar, dapat sampai 10 Ampere Kelemahan: 1. Mudah terbakar sehingga harga menjadi lebih mahal 2. Harus dilengkapi dengan skring dan termostart 3. Bentuk tidak ergonomis dan ribet pengoperasiannya serta melelahkan karena harus sering mengganti skring. Kontroller pabrikan Keunggulan: pengoperasiannya sederhana, bentuk ergonomis, simple, tidak ribet. Bila terjadi arus pendek, atasi arus pendek, kontroller berfungsi normal. Dapat digabungkan beberapa kontroller guna mengatasi catu daya yang kurang. Kekurangannya: Harga relatif mahal dan tidak sembarang tempat yang menyediakannya. Yang ingin mencoba meniru kontroller roco, silahkan ini fotonya, ada juga kontroller Jouef. 1. Roco: tidak memerlukan termostart, diperlukan beberapa dioda, trafo terpisah. Input: AC dan output: DC ![]() ![]() 2. Jouef: ada termostart dan dioda khusus ![]() 3. Gabungan beberapa catu daya. ![]() ![]() (23-08-2011, 04:50 PM)saviour Wrote:(23-08-2011, 03:41 PM)m.rizal Wrote: om, boleh minta gambar skema cara pemasangan kabel ke wesel? maaf klo ngerepotin lagi Contoh:
RF apurwoko, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Aug 2010.
(24-08-2011, 03:30 PM)apurwoko Wrote: [spoiler=Sumbang Saran wah ini dia yg di tunggu2....makasih om gambar2 nya bisa jadi refrensi acuan buat kontroller yg labiih baik lagi... oh ya..kalo sekring, sudah saya kasih di Adaptor...karena sy pake adaptor di luar kontroller...
24-08-2011, 05:32 PM
(23-08-2011, 03:41 PM)m.rizal Wrote: om, boleh minta gambar skema cara pemasangan kabel ke wesel? maaf klo ngerepotin lagimaksud postingan saya: nah digambar tu dah ada nomor, nah setiap nomor tu kutubnya tolong disebutkan, ini maksud saya@ apurwoko tu kontroler apa? dc ato dcc?, karena yg saya tahu kontroler dc tu gak terlalu repot, tapi klo ternyata itu dc repot juga ya bikinya. @ saviour klo kontrolernya om (gambar pertama post no #2) tu pake potentio meter brp K?
SAYANGILAH MEMBER ANDA!, TAATI PERATURAN, JIKA TIDAK RASAKAN SENDIRI
Quote:+ Itu kontroller DC + Bila kereta jalan ke kanan: nomor 1, 3 dan 4 adalah kutup positif sedangkan no. 2, 5 dan 6 adalah kutup negatif, sebaliknya bila spoor jalan ke arah kiri, no. 1, 3 dan 4 berubah menjadi kutup negatif dan kutup positipnya bernomor 2, 5 dan 6. Quote:@ saviour+ Gulungan sekunder difungsikan sebagai tahanan geser sehingga tidak menggunakan potensio. Merek roco, fleischman dan hema juga menggunakan metode yang sama.
RF apurwoko, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Aug 2010.
Quote:Quote:+ Itu kontroller DC om klo weselnya jadi setiap nomor tu harus di tempel kabel? ato gak?, n yang maksudnya gulungan sekunder tu yg gimana,(soalnya saya blom gitu ngerti elektro) n bisa gak diganti potentio meter?
SAYANGILAH MEMBER ANDA!, TAATI PERATURAN, JIKA TIDAK RASAKAN SENDIRI
Quote:om klo weselnya jadi setiap nomor tu harus di tempel kabel? ato gak?, n yang maksudnya gulungan sekunder tu yg gimana,(soalnya saya blom gitu ngerti elektro) n bisa gak diganti potentio meter? Wesel tidak perlu dipasangi kabel setiap nomornya. Nomor-nomor tsb sudah nyambung dengan sendirinya dan sumber listri cukup dari satu saja terutama rel yang berbentuk melingkar. Trafo terdiri dari dua gulungan. Gulungan pertama disebut gulungan primer dan gulungan ke dua disebut gulungan sekunder. Gullungan primer dialiri langsung dari listrik 110/220 volt, sedangkan listrik dari gulungan sekunder merupakan listrik hasil induksi gulungan primer. Coba lihat trafo dasar. Gulungan primer biasanya ada tulisan 0 untuk satu kutup, 110 untuk kutup ke dua dan 220 untuk kutup ketiga. Gulungan sekunder terdapat tulisan 0 untuk kutup pertama, 3 untuk kutup ke dua 6 untuk kutup ke tiga dan seterusnya. Semoga bermanfaat.
RF apurwoko, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Aug 2010.
satu urusa selesai, sekarang tinggal adaptor,
klo adaptor utk ka model analog arus dc adaptornya juga harus dc ato gak?utk sistem yg kaya d game ini tu harus ada alat lain lagi gak selain adaptor? maaf banyak tanya ![]() ![]() ![]() ![]()
SAYANGILAH MEMBER ANDA!, TAATI PERATURAN, JIKA TIDAK RASAKAN SENDIRI
(21-08-2011, 02:50 PM)saviour Wrote: ni kebetulan sy juga pake kontroller DC analog...cuma sekedar share aja berikut skema nya... Bisa tolong bikinin kontrolernya gak ? Nanti sya bayar. ![]() ![]() @ saviour : Bisa tolong bikinin kontroler dc gak ?
I'm RailFans Daop 1 Jakarta. Salam Kenal
|

![[Image: DSCN0119.jpg]](http://i1115.photobucket.com/albums/k546/apurwoko/DSCN0119.jpg)
![[Image: DSCN0118.jpg]](http://i1115.photobucket.com/albums/k546/apurwoko/DSCN0118.jpg)
![[Image: DSCN0120.jpg]](http://i1115.photobucket.com/albums/k546/apurwoko/DSCN0120.jpg)
![[Image: DSCN0110.jpg]](http://i1115.photobucket.com/albums/k546/apurwoko/DSCN0110.jpg)
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
nah digambar tu dah ada nomor, nah setiap nomor tu kutubnya tolong disebutkan, ini maksud saya
[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]