18-12-2011, 03:17 PM
(This post was last modified: 18-12-2011, 03:22 PM by Adi Sutjipto.)
(17-12-2011, 11:36 PM)pardjono Wrote: Kalau ada tulisannya gitu jadi gampang nentuinnya, nggak perlu 'cari-cari' dulu letak radiatornya.
Matur Teng Kyu Pak Adi. Baru tahu.
Padahal,
itu tulisan ada didalam kabin lho Pak.
Untuk tahu posisi radiator,
kan dari luar juga sudah tampak,
ada kisi-kisi udaranya.

![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
(18-12-2011, 11:17 AM)OrangBingung Wrote: Tanya nih. Kalo ada lokomotif yang panjangnya 30 meter, tapi kabinnya cuma satu kaya CC 201, apakah berbahaya kalo berjalan dalam posisi LH?Berjalan dengan ujung apapun,
berbahaya jika melebihi taspat terutama pada tikungan.
Selebihnya,
ya lihat sikon jalan setempat saja, mulus atau tidak,
berapa ukuran rel nya, dll.
Hanya kenyamanan saja,
jika dengan LH,
goyangan lebih terasa,
karena letak mesin didepan tidak ada yang meredam,
karena tidak terangkai dengan gerbong penumpang.
Sepertinya sudah pernah dibahas,
tapi lupa dimana.


![[Image: BonBon.jpg]](http://i1255.photobucket.com/albums/hh636/kadaop_x/BonBon.jpg)
kehilangan pakuan express
[/align]