Tenang... spare partnya kan sudah disediakan oleh EMD... GM kan cuma pabrik perakitannya saja... jadi ya tak terpengaruh...
Sekarang yang onderdil loknya sulit dicari ya loko-loko DH buatan Eropa yang rata-rata pabriknya udah gulung tikar...
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
(03-06-2009, 07:31 AM)Charles Wrote: Tenang... spare partnya kan sudah disediakan oleh EMD... GM kan cuma pabrik perakitannya saja... jadi ya tak terpengaruh...
Sekarang yang onderdil loknya sulit dicari ya loko-loko DH buatan Eropa yang rata-rata pabriknya udah gulung tikar...
semua loko yg diproduksi EMD tuh semuanya dibuat dan dirakit dipabrik Emd di Ontario,Canada.Dan kemungkinan besar emd ttp bertahan.
03-06-2009, 11:02 AM (This post was last modified: 03-06-2009, 11:04 AM by eling.)
kalaupun EMD kolaps, saya yakin masih ada perusahaan yg mau beli EMD, mengingat Lok2 EMD juga punya market yg bagus, hampir semua negara yg ada rel KA pasti punya Lok bermerk EMD...
kenapa CC202 cuma dikasi 1 meja pelayanan ya ? tidak spt lok CC buatan GE yg punya dua meja pelayanan
dengan kata lain Lok2 buatan GM yang ada di indonesia tidak terpengaruh dengan bangkrutnya GM?
mudah2an saja,,jika sampai terpengaruh maka kesulitan onderdil Lok akan terjadi..
27-06-2009, 08:21 PM (This post was last modified: 27-06-2009, 08:24 PM by antimon40.)
Kenapa untuk CC 202 PT KA beli dari EMD ya? kenapa nggak pesen GE buat bikin loko yg HPnya lebih besar? Kan teknisi Indonesia lebih terbiasa merawat dan memperbaiki lok2 GE. Kalau saya sih lebih suka lok GE daripada lok EMD coz tangki solar lok EMD bentuknya aneh, kebesaran pula. Bentuk bogie loknya EMD juga khas lok2 bergauge 1435mm (CMIIW), jadinya kepanjangan tuh loknya. Padahal HPnya gak besar2 amat
Loco Project Designer for better Indonesian Railways