Posts: 56
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
0
06-05-2011, 07:46 PM
(This post was last modified: 06-05-2011, 07:47 PM by Siswajipurwojaya.)
Saya setuju single cabin loko lebih gagah, masalah diputar adalah masalah teknis & selera masinis, lihat deh loko CC 201/CC 204 batch 1 gagah & enak dilihat, mohon maaf mb/mas komentarnya terlambat.
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Kalau double cabin jadi lucu kembali ke jaman dulu, kurang gagah dilihatnya.
RF Siswajipurwojaya, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
(06-05-2011, 07:07 PM)nikmuracell Wrote: setuju, dobel cabin dari depan kayak Yati pesek .. 
Single cabin kalau LH kayak petruk. Irunge gedhawan.
Posts: 427
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
9
Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
Jelas single cabin, plus hidung kotak donk...
Tampang jelas lebih gagah daripada single cabin hidung miring, apalagi double cabin.
Makanya lok favorit saya CC 201 100, yg SC, hidung kotak, mesin top, nomornya juga bagus lagi (asal ga diganti nomor baru).
Tapi anehnya di luar negeri sekarang justru lok tipe DC yg lebih mendominasi dari SC...
(29-04-2011, 11:09 PM)spoorboedeg Wrote: Single Cabin:
3. Mengurangi tempat buat ngambing.
Double Cabin:
3. M,enyediakan lebih banyak tempat buat ngambing.
Tapi bukannya sebaliknya ya Mas, berhubung body DC lebih padet dari SC, jadi ga ada tempat buat ngambing di sisi lokomotif ya?
Posts: 26
Threads: 0
Joined: Mar 2011
Reputation:
0
Klo Saya lebih suka single cabin........
Slesai naik turun penumpang, jalur 1, ka eksekutif argo sindoro segera diberangkatkan kembali....
kp & masinis yg melayani ka 11 berangkat dgn sinyal aman.....
Posts: 154
Threads: 0
Joined: Mar 2011
Reputation:
3
Bagusan mana? Wah itu susah, karena masing-masing punya kelebihannya. Seperti yang kawan-kawan jelaskan, masing-masing jenis loko punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Tapi terkadang ada beberapa cara untuk mengakali kebutuhan lokomotif double kabin, tanpa harus menambah biaya operasional: fasilitas kabin A dan B dibuat berbeda. Di beberapa negara, ada lokomotif yang kabin B fasilitasnya dibuat minim jika dibandingkan dengan yang A.
Rumah bata en semen. Minum cendol..segarrr
Posts: 249
Threads: 0
Joined: Aug 2009
Reputation:
3
(29-Apr-2011 11:09 PM)spoorboedeg Wrote: Single Cabin:
3. Mengurangi tempat buat ngambing.
Double Cabin:
3. M,enyediakan lebih banyak tempat buat ngambing.
Tapi bukannya sebaliknya ya Mas, berhubung body DC lebih padet dari SC, jadi ga ada tempat buat ngambing di sisi lokomotif ya?
Di kabin satunya gan, yg ga dipake buat dines. Belum klo ada sisa di ruang batre di kabin yg buat dines.
Posts: 744
Threads: 0
Joined: Apr 2011
Reputation:
5
Memang pasti ada kelebihan dan kekurangan, tapi double lebih oke ga usah di bolak balik, karena desain moncongnya pasti oke.
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
@ RF Moderator
Bermaksud melengkapi, jika mungkin, mohon dibantu agar polling ini disatukan dengan
thread SINGLE CABIN OR DOUBLE CABIN?
Terima kasih.
Posts: 333
Threads: 0
Joined: Sep 2010
Reputation:
2
lebih gagah single cabin... awa suka single cabin macam c3 atau c4 batch 2, apalagi klo desainnya dibikin lebih luwes, nggak menyiku seperti sekarang. sayangnya single cabin gak bisa dibikin aerodinamis.
btw, awa lebih suka c1 pas posisi LH, rasanya kyk loko uap jaman dulu yg hampir selalu LH.
komprominya buat awa sih bikin lokomotif modular, atau yg articulated di tengahnya, kyk loko elektrik babaranjang di cina itu... walaupun double cabin tapi kelihatan kyk single cabin DT
visit my blog
Obsesi: Menghapuskan 'Api' dari 'Kereta Api'
RF kikansha_otaku, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
|