Gara2 nih anggrek anjlok, perjalanan ane juga keganggu.... kursi empuk KA19 argo gede jadi gak bisa dirasain. harusnya KA19 yang masuk GMR jam 2kurang, blom nongol di JNG yang masuk malah yang harusnya jadwal jam 1130, akhirnya numpang itu.....
Pas keluar GMR pun tertahan 1jam di sinyal masuk MRI, jam 4 baru lepas landas dari MRI.... terlihat di jalur masuk MRI dari JNG ada beberapa bantalan beton yang rusak sampai jembatan (dilihat dari dalam gerbong KA19 arah BD). di setelah jembatan sebelum MRI juga terlihat beberapa pekerja sedang mengganti beberapa bantalan beton dengan kayu....
sepertinya si anggrek ini sudah mulai anjlok di wesel keluar JNG, yang kemudian diperparah dengan belokan masuk MRI dan lewat wesel masuk pertama MRI..... akhirnya jeprut deh....... kayaknya perlu disiram kembang tujuh rupa, dimandiin 7 prami ma 7 masinis plus 7 railfan selama 7 hari deh..... biar gak anjlok2 lagi.... hahaha.....
jam 10-an pagi pas habis bangun tidur (karena malamnya baru saja besuk teman masinis yang kena musibah ketimpuk batu (matanya) dilanjut nongkrong di lokal sampai jam 02 dinihari) bokap ngasih ta'u kalau si Argo Bromo anjlok di sts MRI en banyak perjalanan terhambat.
selesai mandi langsung cabut sama anak ke sts MRI lihat langsung.... Masya Allah, parah sekali kejadiannya.
sempat ngobrol sedikit dengan rekan dari Los Dipo Jng (salut dengan kekompakannya) juga KDT-nya yang turun langsung (angkat jempol tangan saya, salut..) NR dan satu Lok standby siap membantu... (en kembali masuk kandang jam 22.30 wib malamnya... semua wajah lelah terlihat...)
nyusur rel dari depan check Dipo Jng sampai dengan wesel pertama masuk sts MRI (dari sts Jng) baru "ending" kejadiannya... sampai sejauh itu jaraknya. terbayang adegan menegangkan karena harus melewati beberapa jembatan serta tikungan dan kontur jalan yang lumayan "unik".
akhirnya timbul pemikiran saya (en juga anak saya, karena diskusi di TKP), kenapa tidak cepat diantisipasi kejadian ini berdasar jarak yang cukup jauh dan rentetan waktu kejadian... kenapa tidak ada yang mengetahui, : mass, ass mass, KP, tehnisi AC, tehnisi listrik dll ?... padahal gerbong terakhir adalah BP yang nota bene sering jadi "tongkrongan" crew...
tapi ya sudahlah....
akhirnya saya dan anak saya sepakat bahwa cukup kesimpulan kami berdua akan disimpan dalam hati saja dan kita ambil hikmahnya meski pahit di Ulang Tahun KA ke 63 tahun 2008 ini.
seperti yang saya lihat (karena kebetulan pas ada disamping saya, Dir KA serta DirJen KA yang melihat langsung), mungkin juga tak habis pikir, kenapa ini dapat terjadi ?....
so tinggal tunggu saja laporan KNKT.... dan semoga ini adalah kejadian kali terakhir untuk PT. Kereta Api Indonesia (Persero)...
CC203-38 yg membawa argo anggrek yg anjlok pada 28/09/2008 yg lalu,
tampak pula masinis ka tsb (ada yg kenal ga?)
dan puthut, salah seorang railfans yg cr lok anggrek dr gdd ke mri :p