Mbok kita kampanyekan jalur ini biar rame seperti dlo lagi. Mungkin lewat pertemuan dengan penguasa jalur ini daop 4 kalo nda salah yha, buat memberi masukan kepada mereka
Penumpangnya kayanya banyak yang dari Ngrombo ( Kan deket dengan ibukota Kabupaten yang hanya 6 km dan dengan angkot hanya sekitar 10 menit ) dari Kedungjati penumpangnya sangat sedikit sekali. makanya KA Banyubiru sepi penumpang ( Lewat Kedungjati )
Walau sepi sebenarnya KA bisa ramai jikalau harga tiket turun jadi 6ribu dan taspat ditambah dng solusi tarif turun tapi tambah rangkaian maka kemungkinan bisa jadi alternatif pilihan angkutan darat yg murah
(14-12-2009, 10:03 PM)BAMBANG EKO Wrote: Penumpangnya kayanya banyak yang dari Ngrombo ( Kan deket dengan ibukota Kabupaten yang hanya 6 km dan dengan angkot hanya sekitar 10 menit ) dari Kedungjati penumpangnya sangat sedikit sekali. makanya KA Banyubiru sepi penumpang ( Lewat Kedungjati )
mungkin karena sepi itu jalur ke ABR di samping jembatan runtuh ndak diperbaiki karena "ah rugi, penumpang sepi" (semoga bukan itu alasannya)
Keknya yg lgi ngetrend di Daop IV ni adalah ngluncurin barang baru dengan tarip langsung membumbung , mungkin perhitungannya klo penumpangnya dikit dah bisa buwat setoran kali dan tren PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sekarang lagi "HOBBY"melikuidasi KA yang dianggap mengakibatkan kerugian bagi Perusahaan. Jadi klo merubah tarip yg ada bagaikan Jauh pinggan dari Api . terbukti dengan KA Parahiyangan dah diturunin , penumpangnya ga bisa kembali ramai kek dulu lagi dan memang Saat KA Pandanaran dulu penumpangnya memang ramai karena taripnya memang sangat murah dibandingkan dengan angkutan darat yg lain.
Yups , kan masih dipangku dan blom diwajibkan beli karcis tapi ane yakin walaupun misih 2 th klo diajak naik KA pasti ngga rewel , paling ngotot minta jajan en klo naik bis Cak semut semasa yunior pasti rewel wk,,,wk,,,wk,,,ciri-ciri embrio rf.
Kalo kita cermati pada jadwal th 1971 ternyata jarak semarang-solo dilibas oleh KA Pandanaran " hanya " dengan waktu sekitar 2 jam dengan kondisi rel type R 33 . Kondisi sekarang yang " sudah " menggunakan " hampir semua " R 42 berbantalan beton ( sebagian besar ) ternyata masih memerlukan waktu sekitar 3 jam dengan kondisi rangkaian menggunakan KA modern ( KRD atau KRDI ).