07-01-2011, 02:46 PM
Pak Adi, ijin sedot gambarnya yah. Kecil bgt tulisannya kalau lewat Hape

|
09-01-2011, 12:14 AM
(05-01-2011, 05:02 PM)raditiya Wrote: Gampang naik tapi susah turunnya. Itulah negeri ini Kenaikan Tarif KA Dibatalkan Malam Ini Sabtu, 8 Januari 2011 22:26 WIB sumber: kompas.com JAKARTA, KOMPAS.com  Pemerintah membatalkan kembali kenaikan tarif kereta ekonomi yang sebenarnya baru diberlakukan pada Sabtu (8/1/2011) ini. Keputusan itu baru ditentukan Sabtu malam ini setelah pemerintah menganalisis perkembangan di lapangan. "Begitu pula keputusan yang kami dengar. Kabarnya, ada instruksi dari Istana," kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan, Sabtu malam ini, saat dihubungi. Bambang berjanji akan mengumpulkan informasi terakhir Minggu pagi. Direksi PT Kereta Api Indonesia pun sudah menginstruksikan melalui pesan singkat kepada para Kepala Daerah Operasi dan Kepala Divisi Regional untuk memberlakukan tarif lama mulai Minggu besok. Penundaan kenaikan tarif diprediksi hingga Maret atau April 2011. Sebelumnya, pada Sabtu ini, tarif kereta ekonomi naik bervariasi berdasarkan jarak, dengan rentang 16-62 persen. Secara nominal kenaikan tarif kelas ekonomi sebenarnya tidak terlalu besar sebab kenaikan tarif KRL ekonomi sebesar 62 persen hanyalah Rp 2.000. Standar pelayanan minimum Peneliti perkeretaapian dari LIPI, Taufik Hidayat, dan Koordinator KRL Mania, Agus Imansyah, berjanji akan menggunakan waktu selama penundaan tarif ini untuk menyusun standar pelayanan minimum (SPM) kereta api. Penyusunan akan melibatkan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, organisasi KRL Mania, hingga korporasi. Kenaikan tarif tanpa peningkatan pelayanan justru memperburuk citra PT Kereta Api Indonesia. "Satu-satunya jalan adalah membuat SPM dulu," kata Soegeng Setyo, Chief Executive Officer KATV, sebuah kelompok usaha pendukung perkeretaapian, di bidang media, televisi, dan kafé . Pemerhati transportasi Rudy Thehamihardja juga menegaskan akan membantu penyusunan SPM kereta api. SPM adalah titik awal dari membaiknya pelayanan transportasi publik di negara ini. "Tanpa standar, bagaimana kita beranjak dari satu titik pelayanan ke arah sebuah perbaikan," ujar dia. Senada dengan Rudy, Ketua Forum Masyarakat Perkeretaapian dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mendukung keberadaan SPM kereta api sebelum tarif dinaikkan. "SPM penting agar perkeretaapian tak sekedar dijadikan mainan politik," kata dia.
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
09-01-2011, 12:18 AM
^^^belom sehari, langsung ditunda lagi
WAHAI PAK PRESIDEN SAYA MEMOHON DENGAN SANGAT AGAR PT KA DIPRIVATISASI SAJA, SOALNYA BILA SWASTA TIDAK MASUK KE INDONESIA MAKA JALAN KEHANCURAN BAGI PERKERETAAPIAN KITA MAKIN TERBUKA LEBAR...
09-01-2011, 09:34 AM
(This post was last modified: 09-01-2011, 09:55 AM by spoor_belok.)
(05-01-2011, 11:55 PM)Adi Sutjipto Wrote: Jangan lupa, 1. ‎​Wajah kelam perkeretaapian indonesia, tidak ada kepastian. Setelah Pemerintah menolak Railink sebagai pemakarsa kereta bandara dan menunjuk JICA buat FS lagi, padahal Railink sudah buat dan apa susahnya bila di review saja 2. ‎​Masalah kenaikan tarif kereta kelas ekonomi bukan semata-mata costing saja. Tarif murah memicu over demand, lihat di jabotabek, penumpang diatas atap KRL, sarana KRL dikurangi karena aspek keselamatan, LAA tdk bisa mencukupi kebutuhan perjalanan KRL. Seharusnya Pemerintah menurunkan penumpang diatas atap KRL dan memberhentikan KRL tersebut karena melanggar regulasi dan keselamatan 3. ‎​Teoritis sih tarif rendah tidak ada masalah karena akan ditutup PSO, tetapi yang masalah kalau PSO kurang, dan tarif rendah bisa menciptakan permintaan yang lebih tinggi dari kemampuan penyediaannya (sarana dan prasarana) maka pelayanan akan memburuk. 4. Hilangkan beban PJKA ke Perumka dan IMO dibiayai 100% APBN, TAC sebesar 10 % IMO (mengambil contoh di negeri Belanda) maka biaya operasi kereta api akan turun signifikan 5. Bayangkan di 2010 ada cashout 300 M karena beban PJKA ke Perumka, bayangkan 300 M utk beli suku cadang atas KRL atau membangun balai yasa 6. Kenaikan tarif yang tertunda hanya menambah kira-kira maksimum 100 M, masih sangat kecil dibanding IMO dan beban masa lalu. Jadi kenaikan tarif bukan semata-mata costing saja, ada upaya menurunkan over demand 7. ‎​Karena sudah banyak komentar SPM(standar pelayanan minimal) di media masa, coba saja di share secara lengkap SPM dimoda Darat, Laut dan Udara, biar terlihat bahwa moda kereta api memang tertinggal. Terus terang saya belum pernah melihatnya, padahal saya konsumen moda darat, laut dan udara juga. Saya khawatir kereta api diperlakukan seperti analogi mendidihkan Laut samudra. 8. ‎​Lihat saja sejak UU 23 sampai saat ini belum ada yang masuk ke sektor kereta api, isu kuat baru KA untuk Tambang tapi belum juga. Seperti halnya orang buta megang gajah, tidak berhasil mendeskripsikan gajahnya, masing-masing hanya melihat satu sisi saja, kenaikan tarif. Padahal ada isu over demand, kepastian investasi di sektor perkeretaapian, maka hal ini menjadi isu negatif ke calon investor untuk masuk ke sektor kereta api, kebijakan yang tidak konsisten. Inilah Masa kelam perkeretaapian indonesia 9. Sebenarnya PT KA tidak boleh menjalankan kereta kelas ekonomi saat ini dan tidak melakukan pekerjaan IMO (dampaknya semua kereta api akan berhenti,baik kereta penumpang maupun kereta barang) karena belum ada kontraknya. Pekerjaan mendahului kontrak kan tidak boleh, maka analogi mendidihkan Laut samudra sangat tepat, pekerjaan tanpa kontrak diabaikan...... Apa perlu minta fatwa ke KPK agar dapat menghentikan semua KA karena belum ada kontrak tetapi pekerjaan dilakukan, maka sebaiknya semua bisa arif jangan sampai mau mendidihkan Laut samudra
09-01-2011, 03:13 PM
(This post was last modified: 09-01-2011, 03:40 PM by Narendro Anindito.)
Quote:Minggu, 09/01/2011 14:33 WIB
09-01-2011, 04:14 PM
Loooo piye tho ? kemaren berita petang di Metromini ama TVwan, katanya udah mulai berlaku ???!!!
Regards,
Hilmi Irawan W. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT "Selamatkan Muka Orang Lain - Dale Carnegie"
09-01-2011, 04:49 PM
(This post was last modified: 09-01-2011, 04:49 PM by Narendro Anindito.)
09-01-2011, 05:33 PM
HE..EH..BENER tuhhh...malah sampai tiket kommuter SUSI ..harganya di coret coret.......awalnya Rp.2.000 dicoret jadi Rp.3.000 eh dicoret lagi jadi Rp.2.000........
>>SEMBRANI
>>>TURANGGA >>>>MUTIARA TIMUR Harus selalu di HATI QU tuutuuutt
|
|
|