13-12-2013, 03:30 PM
Sebenarnya mungkin banyak ide2 atau saran2 yang bagus untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan di perlintasan KA, tapi realitanya kembali lagi ke "adakah uang yang cukup untuk membuatnya?"
Klasik lah, ide/saran yang baik dengan harga yang murah meriah tentu akan lebih diminati untuk diujicobakan/dibuat kan?
Bagaimana jika:
1. Setiap perlintasan KA yang rawan dipasangi CCTV oleh TMC Polda Metro Jaya, video outputnya bisa diliat di PT KA dan di TMC.
2. Kalian tau kan tv layar lebar yang biasanya dipasang di jalan2 besar yang isinya iklan itu? Coba pasang tv itu di beberapa perlintasan rawan dan tayangannya adalah kejadiannya adalah kumpulan kecelakaan di perlintasan KA, kalo bisa ada tayangan korbannya juga (jenasah dsbnya), mungkin itu cukup untuk bikin shock therapy.
Sebenarnya palang dibuat panjang juga bagus asalkan dari pelat baja ato batangan rel, cuma motor untuk menaik/turunkannya ya harus disesuaikan.
Bisa jg tetap pake palang kayu, dipanjangin tapi palangnya dililit kawat berduri atau ditancapkan beberapa paku beton yang panjang-panjang menghadap ke pengguna jalan
Atau mungkin lebih modern dikit, dibawah palang dibikin penghalang dari paku baja yang bisa menggemboskan ban kalo di langgar.
Atau palang baja yang bisa keluar dari bawah seperti yang ada di istana.
Pilihan sih banyak tapi uang yang menentukan
Klasik lah, ide/saran yang baik dengan harga yang murah meriah tentu akan lebih diminati untuk diujicobakan/dibuat kan?
Bagaimana jika:
1. Setiap perlintasan KA yang rawan dipasangi CCTV oleh TMC Polda Metro Jaya, video outputnya bisa diliat di PT KA dan di TMC.
2. Kalian tau kan tv layar lebar yang biasanya dipasang di jalan2 besar yang isinya iklan itu? Coba pasang tv itu di beberapa perlintasan rawan dan tayangannya adalah kejadiannya adalah kumpulan kecelakaan di perlintasan KA, kalo bisa ada tayangan korbannya juga (jenasah dsbnya), mungkin itu cukup untuk bikin shock therapy.
Sebenarnya palang dibuat panjang juga bagus asalkan dari pelat baja ato batangan rel, cuma motor untuk menaik/turunkannya ya harus disesuaikan.
Bisa jg tetap pake palang kayu, dipanjangin tapi palangnya dililit kawat berduri atau ditancapkan beberapa paku beton yang panjang-panjang menghadap ke pengguna jalan
Atau mungkin lebih modern dikit, dibawah palang dibikin penghalang dari paku baja yang bisa menggemboskan ban kalo di langgar.
Atau palang baja yang bisa keluar dari bawah seperti yang ada di istana.
Pilihan sih banyak tapi uang yang menentukan
![[Image: 00031_Iansbiggrandma_1Oktober2008_NEW320x240.jpg]](http://i1118.photobucket.com/albums/k620/nearistudiosoerabaia/00031_Iansbiggrandma_1Oktober2008_NEW320x240.jpg)
Murtini
Lahir: Purwokerto, 12 Desember 1950
Wafat: Jakarta, 17 Juli 2012
Selamat jalan mama. Kelak kita akan bertemu kembali.
Semboyan 40, 41, mama aman berangkat.


![[Image: hira148591.gif]](http://img716.imageshack.us/img716/2167/hira148591.gif)




![[Image: ea67c397-dedf-443b-a5c1-0408afb83bbf_zps4948e7b7.jpg]](http://i1114.photobucket.com/albums/k532/mint_fz/ea67c397-dedf-443b-a5c1-0408afb83bbf_zps4948e7b7.jpg)